Kompas.com - 04/05/2021, 06:08 WIB
Kucing suka jika dagu dan lehernya dielus. SHUTTERSTOCK/RAIZA AZKARIL HAFIZHKucing suka jika dagu dan lehernya dielus.

Ini mungkin juga bakal mengingatkan kucing akan perawatan ibunya ketika masih kecil.

Itulah mengapa sebagian besar kucing tampak begitu menikmati elusan di area dagu.

Faktanya, pada pijat kucing, area di bawah dagu dan telinga termasuk area wajib yang tak boleh terlewatkan.

Tak hanya membuat kucing nyaman, aktivitas ini juga bakal mempererat keterikatan diri kita dan kucing.

Itulah mengapa kucing kita mungkin secara teratur meminta agar dagunya dielus sambil menikmati waktu berkualitas bersama kita.

Meski sebagian besar kucing suka dagunya dielus, tetap perhatikan tanda-tanda gangguan atau agresi yang mungkin ditunjukkan, seperti ekor yang berputar-putar atau menggeram.

Menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, beberapa kucing hanya terbuka untuk sesi belaian singkat karena merasa terganggu dengan belaian berulang-ulang, meskipun pada awalnya merasa senang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 7 Arti di Balik Posisi Tidur Kucing, Cat Lovers Perlu Tahu

Halaman:


Sumber The Nest
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X