Kompas.com - 04/05/2021, 13:15 WIB
Ilustrasi pria menggunakan aftershave shutterstockIlustrasi pria menggunakan aftershave
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pria yang suka mencukur kumis atau jenggot kemungkinan sering mengalami rasa gatal atau iritasi sehabis mencukur bulu di kedua bagian wajah tersebut.

Untuk menghilangkan gatal-gatal atau sensasi terbakar usai bercukur, pria memerlukan aftershave. Apa itu?

Aftershave adalah produk berupa cairan atau gel yang digunakan setelah kita mencukur kumis atau jenggot.

Caranya, kita bisa mengoleskan aftershave pada bagian kulit di wajah yang lecet akibat bercukur untuk mencegah infeksi.

Banyak varian aftershave di pasaran, mulai dari yang berbentuk balsem, losion, dan mist. Lalu, bagaimana kita memilih aftershave yang cocok?

Penting bagi kita untuk mengenali bahan yang tepat sesuai jenis kulit kita.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai contoh, aftershave dalam bentuk lotion bekerja memperbaiki kulit setelah bercukur dan mengurangi pembengkakan.

Aftershave lotion juga mencegah rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair), mencegah benjolan akibat penggunaan pisau cukur, serta menjaga kulit agar tetap terhidrasi.

Hasilnya, kulit akan lebih baik dan tampak halus setelah menggunakan aftershave lotion.

Setidaknya, ada empat varian aftershave yang perlu diketahui kegunaannya.

1. Aftershave balm

Kebanyakan aftershave balm tidak mengandung alkohol. Oleh karena itu, jenis aftershave ini bagus untuk kulit yang kering dan sensitif.

Karena merupakan produk dengan bahan dasar minyak, aftershave balm lebih unggul dalam hal melembapkan kulit ketimbang aftershave lotion atau mist.

Varian aftershave ini juga akan memberikan efek menenangkan pada kulit, dibandingkan sensasi terbakar yang kemungkinan didapat setelah menggunakan aftershave berbasis alkohol.

Baca juga: Tips Bercukur untuk Kulit Wajah Sensitif

2. Aftershave gel

Aftershave berbahan gel umumnya berbahan dasar air dan cocok baik untuk pria yang memiliki kulit berminyak maupun kering.

Produk ini membuat kulit terhidrasi, namun tidak berlebihan. Kebanyakan aftershave berbahan gel memberikan efek menyejukkan kulit, berkat penggunaan bahan antiseptik alami seperti aloe vera.

3. Aftershave mist

Aftershave mist adalah produk yang tidak melembapkan kulit, dan cocok digunakan oleh pria dengan kulit berminyak karena produk tersebut tidak memberikan kelembapan ekstra pada kulit.

Karena memiliki efek menenangkan dan menyejukkan bagi kulit, aftershave mist dapat dipakai di cuaca yang panas.

Sama seperti dua produk sebelumnya, aftershave mist bebas alkohol.

4. Aftershave lotion

Jika kulit kita bukanlah kulit yang sensitif dan tahan dengan cairan alkohol, kita bisa menggunakan aftershave lotion.

Produk ini memiliki sifat desinfektan tetapi akan membuat kulit terasa kering dan kasar.

Sebaiknya, gunakan gel atau krim pelembap setelah menggunakan aftershave lotion.

Baca juga: Kesalahan yang Dilakukan Pria Saat Bercukur



Sumber mensxp
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X