Kompas.com - 04/05/2021, 18:18 WIB
Ilustrasi perceraian di usia lanjut shutterstockIlustrasi perceraian di usia lanjut

Perceraian juga bisa disebabkan oleh kebiasaan belanja yang berlebihan atau salah mengurus dana.

Penelitian menunjukkan, pernikahan menjadi lebih kuat bila suami menambah penghasilannya. Sebaliknya, peluang pernikahan gagal akan semakin besar jika penghasilan istri bertambah.

Baca juga: Biar Tak Canggung, Begini Cara Membahas Penghasilan dengan Pasangan

2. Tinggal terpisah dengan anak

Banyak pasangan suami istri yang bercerai karena kehilangan percikan dalam rumah tangganya. Terutama saat anak-anaknya pergi dari rumah dan tinggal terpisah.

Tak dapat dipungkiri, terkadang anak menjadi alasan pasangan suami istri bertahan dalam rumah tangga karena ingin membesarkan anak bersama.

Tapi ketika anak pergi, bisa jadi salah satu atau kedua pihak merasa tidak lagi 'mengenali' pasangan yang dinikahinya dulu.

Imbasnya, pasangan memutuskan untuk tidak lagi mempertahankan rumah tangga karena merasa ada yang berbeda.

3. Ketidaksetiaan

Perselingkuhan adalah alasan utama lainnya yang menyebabkan grey divorce. Terlebih adanya situs kencan membuat perselingkuhan rentan terjadi.

Tak jarang pria mulai menganggap wanita muda lebih menarik dibanding istrinya. Hal yang sama juga bisa terjadi pada wanita yang mungkin tertarik dengan pria muda.

Baca juga: Ada 4 Macam Tipe Perselingkuhan, Mana yang Paling Sering Terjadi?

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X