Kompas.com - 06/05/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi buah untuk menurunkan tekanan darah. PIXABAY/SILVIARITAIlustrasi buah untuk menurunkan tekanan darah.

KOMPAS.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko paling umum dari penyakit jantung dan ini dapat dicegah.

Sejumlah pengobatan biasanya digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Namun, perubahan gaya hidup adalah hal sederhama yang bisa kita lakukan untuk menurunkan tekanan darah.

Salah satu perubahan gaya hidup yang bisa dilakukan adalah mengubah pola makan.

Penelitian menunjukkan bahwa menyertakan makanan dengan kandungan tertentu ke dalam pola makan kita bisa membantu menurunkan tekanan darah, seperti kalium dan magnesium.

Kandungan-kandungan yang menyehatkan jantung juga bisa ditemukan lewat buah-buahan.

Berikut beberapa pilihan buah untuk menurunkan tekanan darah:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Buah-buahan sitrus

Buah seperti jeruk bali, jeruk, dan lemon diyakini memiliki efek penurun tekanan darah yang cukup kuat.

Menurut Healthline, buah-buahan ini sarat dengan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

Sebuah studi yang dilakukan selama lima bulan, misalnya, melibatkan 101 wanita Jepang yang diminta untuk mengonsunsi jus lemon setiap hari. Mereka juga diminta mengombinasikannya dengan jalan kaki.

Hasilnya, terlihat adanya penurunan SBP yang signifikan. Adapun SBP adalah sebuah efek yang dikaitkan para peneliti dengan asam sitrat dan kandungan flavonoid lemon.

Baca juga: Tak Cuma Vitamin C, Ada 5 Khasiat Lain dari Jeruk

2. Beri

Buah beri kerap dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, termasuk kemampuannya untuk menurunkan faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

Buah beri kaya akan antioksidan, termasuk antosianin, pigmen yang memberikan warna cerah pada buah beri.

Antosianin terbukti dapat membantu meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah dan mengurangi produksi molekul pembatas pembuluh darah, yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi tingkat tekanan darah.

Namun, masih diperlukan penelitian lebanyak terhadap manusia untuk mengkonfirmasi mekanisme potensial ini.

Beberapa contoh buah beri seperti blueberry, raspberry, chokeberry, cloudberry, dan stroberi.

3. Bit merah

Konsumsi buah bit dapat membantu kita mencapai angka tekanan darah yang sehat.

Buah ini kaya akan nitrat yang dapat membantu membantu mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bit dan produk bit dapat membantu meningkatkan tekanan darah yang sehat.

Sebuah penelitian yang dilakukan selama dua minhgu pada 24 orang dengan tekanan darah tinggi, misalnya, menemukan bahwa konsumsi 250 mL jus bit dan 250 gram bit matang dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah. Namun, jus bit ditemukan lebih efektif.

Meskipun ada sejumlah penelitian lain yang juga menghubungkan konsunsi bit dan jus bit terhadap efek positif pada tekanan darah, tidak semua penelitian menunjukkan hasil yang positif.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek bit pada tekanan darah hanya berlangsung singkat dan mungkin tidak membuat perbedaan substansial pada kontrol tekanan darah jangka panjang.

Meskipun demikian, bit secara umum sangat bergizi dan dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan jika kita menambahkannya ke dalam pola makan kita.

Contoh penyajian buah bit merah, yakni dengan dijadikan salad.PIXABAY/CONGERDESIGN Contoh penyajian buah bit merah, yakni dengan dijadikan salad.
4. Pisang

Menurut Medical News Today, pisang tinggi akan kandungan kalium. Ini adalah mineral yang punya peran penting dalam mengelola tekanan darah tinggi.

Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram kalium.

Menurut American Health Association, potasium dapat menurunkan efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah.

Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi 4.700 miligram kalium setiap hari.

Selain pisang, beberapa makanan sumber kalium seperti alpukat, melon, ubi jalar, tomat, tuna, hingga kacang polong.

Namun, orang dengan penyakit ginjal harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka tentang konsumsi kalium karena jika terlalu banyak dapat berbahaya.

Baca juga: 6 Alasan Kebanyakan Makan Pisang Bahaya untuk Kesehatan

5. Kiwi

Menurut penelitian, satu porsi kiwi setiap harinya dapat membantu menurunkan tekanan darah pada orang-orang dengan kadar tekanan darah sedikit lebih tinggi.

Para peneliti membandingkan efek apel dan kiwi terhadap orang dengan tekanan darah yang agak tinggi.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa makan tiga buah kiwi sehari selama delapan minggu dapat menghasilkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih signifikan dibandingkan makan satu apel sehari.

Peneliti menduga, zat bioaktif dalam buah kiwi adalah yang bertanggung jawaba atas efek penurunan tersebut.

Selain itu, kiwi juga kaya vitamin C. Konsumsi vitamin C hingga 500 miligram setiap hari selama sekitar delapan minggu dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah.

Selain dimakan sebagai buah potong, kiwi juga juga bisa dikonsumsi sebagau smoothi sehat.

6. Semangka

Semangka mengandung asam amino sitrulin yang dapat membantu mengelol tekanan darah tinggi.

Sitrulin membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas di arteri.

Efek ini akan memperlancar aliran darah sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa dengan obesitas dan prehipertensi atau hipertensi ringan yang mengonsumsi ekstrak semangka menunjukkan penurunan tekanan darah di pergelangan kaki dan arteri brakialis. Arteri brakialis adalah arteri utama di lengan atas.

Para peneliti juga menemukan bahwa hewan yang banyak diberi makan semangka memiliki kesehatan jantung yang lebih baik.

Untuk meningkatkan asupan semangka, kita bisa menambahkannya ke dalam menu salad, smoothie atau dijadikan sup semangka dingin.

Baca juga: Jarang Diketahui, Kulit Semangka Bisa Menyehatkan Kulit Wajah

7. Delima

Menurut temuan sebuah studi tahun 2012, minum secangkir jus delima setiap hari selama 28 hari dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dalam jangka pendek.

Para peneliti menduga efek ini didapatkan karena kandungan antioksidan yang tinggi di buah ini.

Untuk mengonsumsinya, kita bisa memakannya sebagai buah utuu biasa atau dibuat jus.

Namun, ketika minum jus, -berlaku juga untuk jus buah lain, pastikan tidak ada tambahan gula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.