Kompas.com - 06/05/2021, 12:44 WIB
Ilustrasi Kantor Dok. PixabayIlustrasi Kantor

KOMPAS.com - Virus corona masih ada di sekitar kita dan bahkan kini muncul beberapa varian baru yang dinilai semakin berbahaya karena dapat lebih cepat menular.

Salah satu area yang paling diwaspadai menjadi pusat penyebaran Covid-19 karena adanya peningkatan kasus adalah perkantoran.

Apalagi, di saat bulan puasa ini, banyak pekerja kantoran yang mulai berkumpul untuk melakukan kegiatan buka puasa bersama (bukber), yang justru akan menimbulkan klaster baru penularan virus corona.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, FISR mengingatkan kembali agar orang-orang menghindari perkumpulan yang bisa menyebabkan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Klaster Perkantoran Meningkat, Kasus Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

Selain itu, dia juga memberikan beberapa cara untuk mencegah penularan Covid-19 yang harus diperhatikan dan diterapkan oleh para pekerja kantoran sebagai berikut.

1. Tidak makan bersama

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baik itu makan bersama atau buka puasa bersama, menurut Agus sebaiknya dihindari dulu.

"Sebenarnya, makan atau buka puasa bersama itu tidak dianjurkan di masa pandemi karena saat makan kita pasti akan membuka masker," ungkapnya dalam webinar bersama Kalbe Farma, Rabu (5/5/2021).

"Kita tidak tahu kalau ternyata ada rekan kerja kita yang mungkin sudah terinfeksi tapi tidak bergejala dan akhirnya dapat menularkan virus corona," sambung dia.

Oleh sebab itu, dia menganjurkan supaya kegiatan makan siang maupun buka puasa dilakukan di meja kantor masing-masing atau di rumah.

Baca juga: Kemenkes: Klaster Tarawih, Bukber, Perkantoran, hingga Mudik Sumbang Kenaikan Kasus Covid-19

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X