Kompas.com - 07/05/2021, 20:21 WIB
Ilustrasi anak shutterstockIlustrasi anak

5. Senang dengan pencapaian orang lain

Merasa iri ketika teman berhasil mendapat nilai bagus, punya mainan baru, atau terpilih menjadi wakil sekolah wajar terjadi pada anak-anak.

Tetapi perasaan negatif ini sejatinya hanya menyakiti hati anak. Dorong anak untuk menyemangati orang lain ketika berhasil meraih sesuatu.

Anak-anak yang bermental kuat mendukung teman-temannya dan fokus untuk melakukan yang terbaik tanpa mengkhawatirkan keadaan orang lain.

Minta anak membuat daftar sifat yang dikagumi atau dirasa menjadi kelebihannya. Hal ini dapat membuat anak merasa nyaman.

Ketika seseorang sudah merasa nyaman dengan dirinya sendiri, lebih mudah baginya merayakan untuk kesuksesan orang lain.

6. Bangkit ketika gagal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kegagalan adalah hal menyakitkan dan terkadang bisa terasa memalukan, mengecewakan, serta membuat frustrasi.

Tetapi orang yang paling berhasil mencapai tujuannya juga pernah dihadapkan dengan kegagalan dalam perjalanannya.

Anak-anak yang berhasil di kemudian hari memusatkan perhatian pada apa yang salah dan bagaimana bisa memperbaikinya.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.