Kompas.com - 09/05/2021, 11:51 WIB
Ilustrasi jatuh cinta shutterstockIlustrasi jatuh cinta

KOMPAS.com - Jatuh cinta dapat mendatangkan keajaiban pada hati dan jiwa. Tapi ada organ lain yang sangat terpengaruh ketika kita jatuh cinta, yakni otak.

Saat seseorang jatuh cinta, beberapa bagian otak diaktifkan dan yang lainnya dimatikan. Hal ini tentunya memengaruhi cara kerja otak.

Melansir Your Tango, berikut dampak jatuh cinta terhadap kinerja otak.

1. Merasa kecanduan

Ada pepatah yang mengatakan jatuh cinta seperti obat. Otak menyimpan perasaan cinta menggunakan sistem yang sama ketika seseorang kecanduan narkoba.

Ketika sistem tersebut diaktifkan, muncul perasaan euforia hingga keinginan untuk merasakan lebih seperti kecanduan.

Baca juga: Anak Mulai Jatuh Cinta, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Mulai berpikir tentang pasangan

Saat jatuh cinta, seseorang tidak lagi memikirkan dirinya sendiri tapi juga pasangannya. Perubahan cara berpikir itu memengaruhi otak.

Sejak lahir, seseorang terhubung dengan ibunya. Namun ilmwan menemukan, koneksi berubah ketika orang tersebut menjalin hubungan. Ikatan yang dibagi dengan pasangan atau anak menjadi lebih dalam.

Suatu studi baru-baru ini menemukan, penggunaan kata ganti orang pertama terkait dengan tingkat depresi lebih tinggi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.