Kompas.com - 09/05/2021, 14:29 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

3. Seseorang bisa menjadi gemuk

Menurut Himmelstein, pada kenyataannya tingkat kebugaran dan berat badan tidak ada hubungannya satu sama lain.

Seseorang yang kelebihan berat badan bisa saja melakukan jenis olahraga tertentu dengan lebih baik dibanding orang lain yang berat badannya ideal.

Tim peneliti internasional membuktikan hal ini ketika menganalisis mengikuti 43.000 peserta di seluruh spektrum berat badan.

Ternyata, mereka yang bugar dan sehat secara metabolik memiliki tingkat kematian yang sama selama dekade berikutnya terlepas dari berat badan mereka.

Walau memang mereka yang dianggap obesitas dan tidak sehat memiliki risiko lebih tinggi untuk kematian.

Baca juga: Kaitan Obesitas dengan Gairah Seks Menurun, Sudah Tahu?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Menurunkan berat badan tidak selalu meningkatkan kesehatan

Berat badan rendah tidak sama dengan kesehatan yang baik. Ada kemungkinan orang yang sangat kurus malah kekurangan gizi karena menahan lapar.

5. Berat badan jauh lebih rumit dibanding kalori

Gen, etnis, obat-obatan yang dikonsumsi, lingkungan tinggal, pendapatan, dan waktu tidur semuanya berperan dalam berat badan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.