Kompas.com - 10/05/2021, 10:52 WIB
Pemakaman. ThinkstockPemakaman.

KOMPAS.com - Setiap orang seharusnya layak mendapatkan privasi bahkan ketika sudah meninggal atau dikenal dengan istilah post-mortem privacy.

Namun hal ini sulit diwujudkan apabila masih banyak orang yang kerap menjadikan foto jenazah sebagai konten media sosialnya. Apalagi sekarang semua orang sudah akrab dengan smartphone sehingga memotret dan mengunggah adalah hal yang amat mudah.

Banyak orang memanfaatkan momen melayat atau menghadiri pemakaman untuk memotret wajah terakhir orang yang sudah berpulang. Entah apa alasannya, foto tersebut kemudian disimpan dan, parahnya, dibagikan ke internet.

Belakangan fenomena ini tak hanya terjadi di kalangan pesohor namun juga orang biasa. Umum kita dapati potret jenazah seseorang disertakan dalam unggahan yang 'katanya' merupakan ucapan dukacita.

Baca juga: Kebijakan Privasi Baru Instagram untuk Lindungi Pengguna Remaja

Pelaku merasa normal untuk memotret tanpa izin dan kemudian membagikannya begitu saja. Padahal ada etika untuk kondisi berduka dan perilaku tersebut adalah salah satu pelanggaran terbesarnya. 

Tidak banyak orang menyadari, khususnya pelaku, bahwa hal tersebut bisa saja menyinggung perasaan keluarga yang ditinggalkan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atau bahkan mungkin bahwa seseorang sebenarnya enggan difoto saat sudah menjadi jenazah, apalagi dijadikan konten media sosial.

Cuitan dari komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa bisa jadi contohnya.

"Ngeliat hobi orang-orang motoin jenazah buat jadi konten, mendingan entar kalo gw mokat langsung tutup aja lah petinya."

Baca juga: Anies Perlihatkan Foto Jenazah Pasien Covid-19 dan Tegaskan Pandemi Ini Bukan Fiksi

Cuitan tersebut mendapatkan 4.200 likes sampai tulisan ini dibuat, menunjukkan banyak yang sependapat dengan Ernest.

Cuitan Ernest Prakasa Cuitan Ernest Prakasa

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X