Kompas.com - 10/05/2021, 13:05 WIB
Ilustrasi orangtua membangunkan anak tidur. SHUTTERSTOCKIlustrasi orangtua membangunkan anak tidur.

Beberapa anak mungkin menderita gangguan tidur seperti sindrom kegelisahan, insomnia, atau bahkan sleep apnea.

Obat-obatan tertentu, misalnya antidepresan, juga dapat menyebabkan insomnia pada anak-anak sebagai efek samping.

Gejala tidak nyaman lainnya seperti kulit gatal, tumbuh gigi, atau hidung tersumbat bisa membuat bayi atau anak-anak berguling-guling.

6. Posisi tidur

Sering bolak-balik saat tidur pada anak bisa jadi akibat posisi tidur yang buruk. Beberapa posisi tidur dapat membuat leher dan punggung bagian bawah tegang sehingga menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca juga: Mari Kenali Posisi Tidur Terbaik agar Lebih Sehat

7. Stres

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut HelpGuide, anak-anak terkadang mengalami stres. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan seperti mendapat perundungan di sekolah, perubahan lingkungan, atau bahkan masalah perkawinan orangtua.

Kondisi demikian bisa membuat anak-anak merasa gugup, cemas, dan stres sehingga mereka sering bergerak saat tidur.

8. Jadwal tidur yang buruk

Menurut Sleep Education, tidur terlalu awal atau terlalu larut dapat mengganggu pola tidur anak. Ini juga memengaruhi anak dengan pola tidur yang tidak teratur.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.