Kompas.com - 10/05/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi daging olahan. shutterstockIlustrasi daging olahan.

Makanan bertepung yang digoreng dengan suhu sangat tinggi biasanya mengandung akrilamida, yang dapat ditemukan dalam produk kentang goreng atau keripik kentang.

Menurut sebuah ulasan tahun 2018, akrilamida ditemukan bersifat karsinogenik dalam penelitian yang dilakukan pada tikus.

The International Agency for Research on Cancer (IARC) menganggapnya juga menjadi karsinogenik bagi manusia.

Menurut sebuah studi tahun 2020, akrilamida dapat merusak DNA dan menyebabkan apoptosis atau kematian sel.

Oleh sebab itu, makan banyak gorengan juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas.

Kondisi ini dapat meningkatkan stres oksidatif dan peradangan, yang selanjutnya meningkatkan risiko kanker.

3. Makanan yang terlalu matang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Makanan yang terlalu matang, terutama daging, dapat menghasilkan karsinogen.

Baca juga: Perjalanan Panjang Karsinogen dalam Ranitidin sampai Menjadi Kanker

Menurut satu artikel tahun 2020, disebutkan bahwa memasak daging dengan panas tinggi menciptakan PAH karsinogenik dan heterosiklik amina (HCA).

Zat ini dapat meningkatkan risiko kanker dengan mengubah DNA sel kita.

Halaman:


Sumber Healthline
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.