Kompas.com - 10/05/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi daging olahan. shutterstockIlustrasi daging olahan.

Kita cenderung terlalu lama memasak makanan dengan suhu tinggi atau di atas api terbuka, termasuk metode memasak seperti memanggang dan menggoreng.

Food and Drug Administration (FDA) juga menyatakan, makanan bertepung yang terlalu matang seperti kentang dapat meningkatkan pembentukan akrilamida.

Untuk mengurangi risiko karsinogen akibat memasak dengan panas tinggi, coba gunakan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau memanggang pada suhu yang lebih rendah.

4. Produk susu

Ada beberapa bukti bahwa produk susu dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Makanan olahan susu, termasuk minuman susu, keju, dan yogurt.

Menurut ulasan tahun 2014, mengonsumsi produk susu dapat meningkatkan tingkat faktor pertumbuhan seperti insulin 1 (IGF-1).

Ini terkait dengan risiko kanker prostat yang lebih tinggi. IGF-1 juga dapat meningkatkan proliferasi atau produksi sel kanker prostat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Gula dan karbohidrat olahan

Makanan dan minuman manis, serta karbohidrat olahan secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko kanker.

Beberapa contohnya meliputi minuman yang dimaniskan dengan gula, makanan yang dipanggang, pasta, roti putih, nasi putih, dan sereal.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.