Kompas.com - 11/05/2021, 08:01 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengenakan busana muslim bertema dwi warna dan motif mega mendung dalam proyek kolaborasinya bersama brand lokal di Pulau Jawa. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat mengenakan busana muslim bertema dwi warna dan motif mega mendung dalam proyek kolaborasinya bersama brand lokal di Pulau Jawa.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusung tema dwi warna dengan balutan aksen batik megamendung dalam proyek kolaborasinya bersama 21 brand lokal di Pulau Jawa.

Proyek kreatif itu diberi nama Inilokal Inikolaborasi yang membawa semangat para brand lokal untuk bangkit bersama di tengah pandemi Covid-19.

Ia pun akhirnya membawa tema dwi warna dengan balutan aksen megamendung dalam kolaborasi itu.

"Dalam dunia desain harus ada tema, maka saya bilang temanya duo tone. Lalu tema Megamendung karena kalau dibalik atau diulang bentuknya tak berubah," kata Emil sapaan akrabnya, saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (10/5/2021).

Terjun langsung dalam proses desain, kata Emil, juga sebagai bentuk keseriusannya dalam mengangkat produk lokal. Artinya, sambung Emil, gerakan ini tak hanya gimmick.

Baca juga: Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Dalam proses kreatifnya, ia rela meluangkan waktu untuk ikut mendesain 21 produk dan diskusi bersama pemilik brand lokal untuk melahirkan produk berkualitas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan saya senang banget. Walaupun prosesnya lama karena saya juga sebagai gubernur punya agenda sibuk banget. Tapi semua indah pada waktunya. Saya mewakafkan daya imajinasi saya dikombinasi menjadi upaya menolong brand lokal," tuturnya.

Emil mengaku cukup terkejut dengan kualitas produk yang dihasilkan tiap brand. Ia meyakini, kualitas produk lokal bisa bersaing dengan produk mancanegara.

"Saya terharu produknya keren-keren, luar biasa, bukan kaleng-kaleng. Prosesnya seru. Waktu saya dosen mengkritisi dan diskusi itu bagian dari menyempurnakan produk. Jadi saya senang karena mengingatkan saya kepada jati diri saya sebagai desainer," kata Emil.

Baca juga: Inovasi Masker Medis Tiga Lapis Bermotif Batik

Ia pun berharap gerakan yang ia gagas bisa membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi. Apalagi Presiden Jokowi juga gencar mempromosikan produk lokal.

"Mari dukung produk lokal dan beri masukan apa yang membuat produk lokal bisa bersaing dengan produk luar. Jangan sampai orang tidak beli karena merasa kalah dengan produk luar tanpa memberi tahu, karena saya meyakini kita bisa memproduksi dengan kualitas baik," jelas Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X