Kompas.com - 11/05/2021, 16:18 WIB
Piala Penghargaan Golden Globe. https://www.goldenglobes.com/Piala Penghargaan Golden Globe.

KOMPAS.com - Acara penganugerahan penghargaan tayangan televisi di Hollywood, Amerika Serikat, Golden Globe sedang menjadi sasaran kritik dari banyak pihak.

Penyelenggara perhelatan akbar tersebut, Hollywood Foreign Press Association (HFPA), dianggap masih melanggengkan praktik diskriminasi.

HFPA pun dituding menerima suap agar seseorang bisa memenangi trofi, serta masih ada tuduhan penyimpangan lainnya.

Baca juga: 5 Kosmetik Pilihan Bintang Hollywood di Golden Globe 2021

Beberapa pihak sudah angkat bicara mengenai hal ini termasuk Tina Fey dan Amy Poehler.

Keduanya dengan berani melontarkan kritik terhadap penyelenggaraan acara tahunan ini, ketika didapuk menjadi pembawa acaranya pada bulan Februari lalu.

Salah satu patokannya adalah, dari berbagai nominasi, jumlah karya sineas kulit hitam sangat sedikit, sehingga dinilai kurang berwarna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Minimnya perwakilan ras selain kulit hitam dipercaya menjadi praktik negatif yang harus segera dihilangkan.

Los Angeles Times memberitakan, tidak ada satupun dari 87 anggota komite, yang bertugas memilih pemenang yang berkulit hitam.

Selain itu, Scarlett Johansson juga mengungkapkan adanya praktik komentar seksis dan pelecahan seksual yang harus diterima aktris wanita dalam gelaran acara tersebut.

Karena alasan ini, pemeran Black Widow ini menolak berpartisipasi dalam Golden Globe Awards, meski pernah masuk dalam nominasi sebanyak empat kali.

Baca juga: Para Aktor yang Tampil Berwarna dalam Penghargaan Golden Globe 2021

Terbaru, aktor senior Tom Cruise mengembalikan tiga piala Golden Globe miliknya sebagai bentuk dukungan atas gerakan tersebut.

Penghargaan tersebut diraihnya lewat akting dalam Born on the Fourth of July (1990), Jerry Maguire (1997), dan Magnolia (2000).

Sikap tersebut dilakukannya setelah stasiun televisi NBC mengumumkan tak akan menayangkan acara tersebut tahun 2022 mendatang.

Hal ini baru pertama kali terjadi karena NBC secara rutin menyiarkan secara langsung acara penganugerahan penghargaan ini sejak tahun 1996.

"Perubahan besar membutuhkan waktu dan kerja, dan kami sangat yakin bahwa HFPA membutuhkan waktu untuk melakukannya dengan benar."

Baca juga: 5 Gaun Terbaik di Ajang Perhargaan Golden Globe 2021

"Karena itu, NBC tidak akan menayangkan Golden Globes 2022," demikian bunyi rilis publik yang tersebar.

Sementara itu, Presiden HFPA Ali Sar menyatakan akan melakukan sejumlah reformasi dalam organisasi, maupun penyelenggaraan acaranya.

"Kami memahami, kerja keras dimulai sekarang dan kami tetap berdedikasi untuk menjadi organisasi yang lebih baik dan contoh keragaman, transparansi, dan akuntabilitas di industri," tandas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X