Kompas.com - 16/05/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi jogging, lari pagi, olahraga ShutterstockIlustrasi jogging, lari pagi, olahraga

KOMPAS.com - Jogging merupakan bentuk aktivitas lari dengan kecepatan yang lambat, yang ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Namun, menurut atlet Isopure Brianna Bernard, CPT, terkadang jogging mendapatkan reputasi yang buruk karena seolah-olah pelari kurang serius tentang kesehatan dan kebugarannya.

"Ini tidak benar. Lebih baik berlari secara lambat daripada tidak sama sekali," kata dia.

Baca juga: 5 Manfaat Jogging Selama 15 Menit

Pada tahun 1966,  salah satu pendiri Nike, Bill Bowerman dan ahli jantung W.E. Harris membuat sebuah buku berjudul "Jogging".

Buku tersebut mengirimkan pesan yang jelas, jenis latihan ini gratis, menyenangkan, mudah, dan dapat dilakukan sendiri atau dalam kelompok.

Perbedaan antara jogging dan lari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbedaan antara berlari dan jogging terletak pada seberapa cepat kita melaju.

"Jogging adalah saat seseorang bergerak dengan kecepatan sekitar sembilan kilometer per jam atau kurang."

"Berlari adalah saat seseorang bergerak dengan kecepatan lebih dari sembilan kilometer per jam," kata pendiri Fluid Running, Jennifer Conroyd, CPT.

Tetapi, bagi beberapa orang, jogging mungkin bisa menjadi lebih lambat atau lebih cepat daripada yang lain.

Baca juga: Manfaat Jogging secara Rutin

"Jadi, misalnya, kecepatan lari saya adalah sembilan kilometer per jam, yang berarti kecepatan jogging saya kurang dari itu," kata dia. 

Dan penelitian umumnya menganggap jogging sebagai latihan di mana tubuh mencapai 75 persen dari upaya maksimumnya, yang diukur dengan VO2 Max.

Nah, berikut ini terdapat beberapa manfaat dari jogging yang perlu kita ketahui, dan mempelajari bagaimana kecepatan terbaik untuk bergerak terasa tepat bagi tubuh.

1. Baik untuk pemula

Memulai rutinitas lari dengan jogging adalah awal yang bagus untuk para pemula.

"Aktivitas ini membutuhkan lebih sedikit usaha daripada berlari, meskipun keduanya merupakan bentuk latihan aerobik yang sangat baik," ungkap Bernard.

Selain itu, jika berlari dengan kecepatan yang lebih cepat tidak menarik, maka kita cenderung tidak akan melakukannya.

Sedangkan, apabila kita menikmati jogging dengan kecepatan yang lebih lambat, di mana kita masih dapat melakukan percakapan ringan dengan seorang teman, kita pasti akan melakukannya.

"Lebih mungkin melakukannya secara konsisten, yang pada akhirnya akan membawa kita pada tingkat kesehatan yang lebih baik," kata dia.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Conroyd mengatakan, jogging adalah bentuk olahraga yang baik bagi mereka yang ingin melakukan aktivitas kardiovaskular dengan intensitas yang lebih rendah daripada berlari.

Baca juga: 5 Langkah Memiliki Paha Ramping dengan Jogging

Meskipun berlari membakar lebih banyak kalori per menit, dia menambahkan, jogging  masih bisa membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

"Orang-orang yang memulai perjalanan kebugaran mereka mungkin senang jika memulainya dengan jogging dan terus sampai berlari," ujar dia.

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Seperti semua bentuk kardio, jogging dapat memberikan efek menguntungkan pada kesehatan jantung secara keseluruhan, termasuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.

"Jogging juga memperkuat dinding jantung kita dengan memaksanya memompa darah ke seluruh tubuh secara lebih efisien," kata Conroyd.

Akibatnya, orang yang lebih sering jogging cenderung memiliki detak jantung istirahat yang lebih rendah, dan memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mengonsumsi oksigen.

Dia menjelaskan, orang dengan jantung yang lebih kuat dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 50 persen.

Baca juga: Takut Jogging di Luar? Ini Manfaat Lari di Tempat

Selain itu, manfaat lainnya adalah memiliki risiko lebih rendah untuk membentuk pembekuan darah di arteri.

4. Meningkatkan suasana hati

Menurut Conroyd, jogging pasti bisa membantu meningkatkan suasana hati kita dengan melepaskan endorfin yang memicu perasaan euforia dan kebahagiaan.

Dia juga menambahkan, hanya melakukan jogging selama 30 menit sehari dapat membantu mencegah gejala depresi dan kecemasan, serta membantu meningkatkan citra tubuh seseorang.

5. Membantu tidur lebih nyenyak

Salah satu manfaat terpenting dari jogging adalah mampu membantu kita tertidur dengan lebih nyenyak.

"Peningkatan aktivitas kardiovaskular dapat meningkatkan serotonin, bahan kimia yang merupakan bagian dari siklus tidur dan bangun tubuh," ungkap Conroyd.

"Oleh karena itu, jogging bisa membuat seseorang tertidur lebih cepat dan tertidur lebih lama," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.