Kompas.com - 17/05/2021, 19:00 WIB
Tebal tipisnya rambut bayi juga dipengaruhi faktor genetik. shutterstockTebal tipisnya rambut bayi juga dipengaruhi faktor genetik.

Apabila kita tidak dapat mengatasinya sendiri, kita mungkin perlu berkonsultasi pada dokter untuk dapat membantu mengarahkan.

2. Kondisi kulit kepala

Tentu ada beberapa kondisi kulit kepala yang bisa menyebabkan rambut rontok pada anak.

Penting untuk menindaklanjutinya dengan berkonsultasi ke dokter anak jika kita mengkhawatirkan kerontokan rambut tersebut.

Menurut WebMD, ada beberapa infeksi jamur yang sering terlihat pada anak-anak, yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Tinea capitis atau kurap pada kulit kepala terdengar menakutkan, tetapi kondisi ini dapat diobati dengan antibiotik dari dokter.

Selain itu, alopecia areata juga menjadi penyebab umum kerontokan rambut yang tidak menular.

Para ahli percaya, kondisi itu disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang folikel rambut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak ada obat untuk kondisi ini. Namun, ada perawatan yang dapat dibicarakan dengan dokter untuk membantu mengatasi kerontokan rambut tersebut.

3. Gesekan rambut

Ada hal-hal dalam hidup yang bisa menyebabkan rambut rontok, yang bahkan mungkin tidak disadari oleh banyak orangtua.

Bayi biasanya kehilangan sebagian rambut karena gesekan yang ditimbulkan saat menggosokkan kepala pada permukaan tempat mereka berbaring.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.