Kompas.com - 18/05/2021, 18:24 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Manfaat diet rendah lemak seperti penurunan kadar kolesterol, harus dipertimbangkan terhadap potensi kerugiannya, salah satunya penurunan kadar testosteron.

Secara tradisional, pedoman diet berfokus pada pembatasan asupan lemak, dengan pedoman Inggris dan Amerika Serikat saat ini membatasi asupan lemak hingga kurang dari 35 persen dari total kalori.

Namun, seiring semakin banyaknya penelitian tentang manfaat diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat, pandangan tradisional ini semakin diteliti dan didalami.

Dalam beberapa tahun terakhir, diet tinggi lemak telah terbukti menurunkan trigliserida, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kolesterol HDL alias 'kolesterol baik'.

Lalu pilihan diet tinggi lemak pun -dengan hasil penelitian terbaru ini, dipercaya bisa meningkatkan kadar testosteron.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.