Kompas.com - 20/05/2021, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Beberapa dari makanan yang kita konsumsi mungkin saja baik untuk kesehatan namun, belum tentu makanan tersebut juga berdampak baik untuk lingkungan.

Melansir Real Simple, berikut ini adalah 5 makanan yang tak hanya sehat, namun juga berdampak baik untuk bumi:

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti kangkung, bayam dan sawi bisa jadi sumber serat dan vitamin yang penting.

Faktanya sayuran hijau juga dianggap sebagai salah satu makanan ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sebab, sayuran hijau hanya membutuhkan sumber daya yang minimal atau sedikit untuk menghasilkan panenan dalam jumlah yang besar. 

Baca juga: Tak Perlu Beli, 6 Jenis Sayuran Ini Gampang Ditanam di Rumah

2. Jamur

World Wildlife Fund (WWF) mengungkapkan bahwa jamur bisa hidup dimana saja, bahkan di tempat yang dibuat dari produk yang didaur ulang dari tanaman lain.

Sebuah laporan tahun 2017 yang dibuat oleh Mushroom Council menilai dampak lingkungan dari pertumbuhan jamur selama dua tahun.

Mereka menemukan bahwa produksi 500 gram jamur membutuhkan air dan energi yang jauh lebih sedikit daripada kebanyakan tanaman lainnya, dengan tingkat emisi karbon dioksida yang juga rendah.

500 gram jamur kancing hanya membutuhkan 2 galon air untuk diproduksi, jauh lebih sedikit daripada rata-rata 50 galon air untuk 500 gram produk segar lainnya.

Dengan lebih dari 2.000 varietas jamur yang dapat dimakan, rasa yang enak, dan kaya akan nilai gizi seperti protein dan serat, jamur adalah bahan pangan yang ideal.

Baca juga: Ketahui, 7 Manfaat Jamur untuk Kesehatan

Ilustrasi rumput laut PIXABAY/ PHOTOSFORYOU Ilustrasi rumput laut

3. Alga

Menurut laporan yang dirilis oleh WWF yang berjudul "The Future 50 Foods," alga atau rumput laut adalah tanaman kaya nutrisi dan memiliki peran penting atas setengah dari semua produksi oksigen di bumi dan semua ekosistem air bergantung padanya.

Tumbuhan laut mengandung asam lemak esensial, kaya vitamin C dan yodium, merupakan sumber antioksidan, dan dikemas dengan protein.

WWF menyoroti rumput laut sebagai salah satu alga yang dapat dimakan sebagai “game changer” karena kemampuannya untuk tumbuh di wilayah lautan yang luas, ketersediaan untuk dipanen sepanjang tahun dan tidak memerlukan penggunaan pestisida atau pupuk.

Baca juga: 7 Jenis Rumput Laut yang Bisa Dimakan, Bikin Jadi Es atau Sup

4. Kacang-kacangan

WWF memuji kacang-kacangan sebagai makanan yang sehat dan juga baik untuk lingkungan, karena kemampuannya untuk mengubah nitrogen dari udara dan mengikatnya menjadi bentuk yang mudah digunakan oleh tanaman.

Kacang-kacangan juga sangat bergantung pada "air hijau", yang mengacu pada air dari presipitasi yang disimpan di akar dan diuapkan, diangkut, atau digabungkan oleh tanaman.

kacang-kacangan seperti lentil, kacang polong, dan buncis, menawarkan nutrisi yang sehat untuk makanan sehari-hari dan merupakan sumber serat, protein, dan vitamin B.

Satu cangkir kacang polong yang dimasak mengandung sekitar 7 gram protein, yang setara dengan satu ons daging.

Baca juga: Manfaat Kacang Merah, Si Kacang Manis yang Kaya Antioksidan

5. Sereal dan biji-bijian

Sereal dan biji-bijian memang memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh, karena mengandung serat makanan, mineral, vitamin, dan antioksidan seperti polifenol dan fitosterol.

Sereal dan biji-bijian (seperti gandum dan gandum hitam) memiliki peringkat rendah dalam emisi gas rumah kaca, yang hanya mengeluarkan 1,4 kilogram karbon dioksida per kilogram produk.

Secara umum, produk nabati mengeluarkan emisi 10 hingga 50 kali lebih sedikit dibandingkan produk hewani.

Selain itu, biji-bijian sereal seperti gandum hanya membutuhkan 138 galon air per pon atau setengah kilogramnya, yaitu sekitar 7 persen dari air yang dibutuhkan untuk menghasilkan jumlah yang setara dengan daging sapi.

Baca juga: Ternyata, 5 Makanan Ini Bisa Berdampak Buruk bagi Lingkungan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber realsimple
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.