Kompas.com - 20/05/2021, 12:21 WIB

KOMPAS.com - Kebanyakan orang masih kesulitan membedakan susu kental manis (SKM) dan susu evaporasi.

Padahal, keduanya memiliki rasa yang berbeda dan digunakan untuk resep makanan yang berlainan pula.

Ada banya faktor yang menyebakan SKM dan susu evaporasi dianggap satu produk yang sama oleh sebagian besar orang.

Baca juga: Bahaya Memberikan Susu Kental Manis pada Balita

Sekilas, penampilannya mirip, berwarna putih kekuningan dengan tekstur cenderung kental.

Selain itu, kedua produk ini sering diletakkan di area yang sama di toko bahan makanan atau supermarket.

Dua jenis pemanis ini juga menjalani proses pembuatan yang agak mirip. Susu evaporasi dimasak dalam proses yang lama untuk mengurangi kandungan airnya.

Hasilnya ialah cairan yag lebih lembut dan kental dari susu murni. Selain itu, rasanya juga lebih pekat dengan sedikit cita rasa gurih seperti kacang.

Susu evaporasi juga memiliki tingkat nutrisi yang terkonsentrasi, terutama kalsium dan vitamin D.

Baca juga: Susu Kental Manis Masih Dianggap Susu untuk Anak

Sementara itu, SKM memiliki proses penguapan kadar air yang serupa. Hanya saja, diberikan tambahan gula dalam prosesnya.

Hal ini kemudian berpengaruh pada rasa, penampilan, dan konsistensinya secara keseluruhan.

Untuk mendapatkan rasa makanan yang kita ingin, sudah seharusnya kita menggunakan produk yang tepat sesuai kebutuhannya.

Jadi, kapan saatnya kita menggunakan SKM atau susu evaporasi?

Susu evaporasi tidak mudah mengental saat digunakan dalam resep masakan.

Teksturnya yang halus sekaligus bervolume membuat para koki profesionalnya menjadikan produk ini andalan untuk pembuatan saus.

Karena itu, produk ini cocok dipakai jika kita ingin membuat saus keju, makaroni panggang, mashed potato, dan cream soup.

Resep puding favorit juga bisa ditambahkan jenis susu ini karena dapat memperkaya rasa dan teksturnya.

Baca juga: Susu Kental Manis Bukan Untuk Pertumbuhan Anak

Sementara itu, SKM lebih familiar bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Tak heran hampir semua camilan dan makanan menggunakannya termasuk roti bakar, kopi susu sampai sup buah.

Namun sebenarnya SKM lebih dianjurkan untuk dipakai pada resep kue kering, cake, dan makanan penutup yang cenderung butuh rasa manis. Misalnya saja banana cake dan kue kering coklat.

Untuk minuman, produk pemanis ini bisa dipakai untuk thai tea jika menyukai rasa manis yang creamy.

SKM juga bisa diolah menjadi fondant yang sering dipakai sebagai dekorasi berbagai jenis makanan dan minuman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.