Kompas.com - 20/05/2021, 15:02 WIB
Ilustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

Untuk memudahkan kita memahaminya, UNICEF telah menyusun 10 hal soal literasi digital bagi anak-anak.

Berikut adalah faktanya:

  • Lebih dari sekadar pengetahuan teknis

Literasi digital termasuk pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang membuat anak aman dan berdaya di dunia maya. Kemampuan ini mencakup permainan, partisipasi, sosialisasi, pencarian dan pembelajaran melalui teknologi.

Bentuknya bisa bervariasi pada setiap anak, khususnya dipengaruhi oleh usia, budaya dan konteks lokal.

Baca juga: Jangan Asal Labeli Anak dengan Kata Nakal, Bisa Jadi Pengaruh Buruk

  • Anak perlu melek digital meskipun tidak selalu dalam keadaan daring

Dunia digital akan memengaruhi berbagai aspek kehidupan anak di masa depan termasuk pula pendidikan, kesejahteraan sosial dan peluang kerjanya.

Karena itu, anak perlu diajari berbagai hal tersebut termasuk soal pemindaian wajah dan pembuatan profis berbasis kecerdasan buatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Literasi digital adalah bagian yang berkembang dari pendekatan apa pun untuk pengembangan keterampilan.

UNICEF berusaha meningkatkan literasi digital pada anak dan remaja untuk kebutuhan sekolah, pekerjaan dan kehidupan. Kemampuan ini diprediksi akan menjadi dasar dan dibutuhkan dalam berbagai sektor.

Baca juga: Literasi Digital, Ini Cara Lindungi Data Diri agar Tak Disalahgunakan

Ketrampilan lain yang dianggap berkaitan oleh UNICEF antara lain  keterampilan dasar (literasi dan berhitung); keterampilan yang dapat dipindahtangankan (juga dikenal sebagai keterampilan hidup, keterampilan abad ke-21 atau keterampilan lunak); dan keterampilan khusus pekerjaan (keterampilan teknis dan kejuruan).

  • Alat untuk mengembangkan dan menilai literasi digital sedang dikembangkan

Literasi digital merupakan hal yang baru bagi semua orang. Karena itu saat ini sedang dikembangkan tools berdasarkan kerangka kompetensi oleh lembaga dan perusahaan internasional.

Idenya adalah seperangkat kompetensi yang mencakup keterampilan teknis dan yang dapat dialihkan, seperti komunikasi dan pemecahan masalah.

Baca juga: Ketrampilan Hidup yang Paling Sulit Diajarkan pada Anak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.