Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/05/2021, 07:30 WIB

KOMPAS.com - Pangeran William mengkritik praktik tak terpuji media BBC dalam wawancara dengan Putri Diana, mendiang ibunya.

Interview legendaris yang dimaksud dilakukan lebih dari 25 tahun silam oleh jurnalis Martin Bashir. Dalam program berjudul Panorama itu, pertama kalinya Princess of Wales ini bicara terbuka soal banyak hal pribadi.

Salah satu pernyataan Diana yang paling dikenang publik, adanya tiga orang dalam pernikahan yang dijalaninya. Ujaran ini merujuk pada perselingkuhan Pangeran Charles dengan Camilla Parker Bowles.

Baca juga: Pangeran Harry Ungkap Pengalaman Kehilangan Putri Diana untuk Hibur Anak-anak yang Berduka

Wawancara tersebut juga mengungkapkan banyak hal kontroversial dalam hidup wanita berambut pirang ini, termasuk gangguan makan bulimianya.

Belakangan, dirilis hasil investigasi yang menyebutkan, Martin Bashir memanipulasi saudara laki-laki Diana, Charles Spencer untuk memperkenalkannya kepada sang putri.

Perkenalan ini kemudian berlanjut pada interview yang saat itu menggegerkan dunia.

Merespon hal ini, Pangeran William, melalui akun twitter @KensingtonRoyal menyampaikan kritik secara terbuka. Putra sulung Putri Diana ini menyoroti soal cara curang wawancara tersebut diperoleh.

Dalam pembelaannya terhadap ibunya, ia mengatakan praktik curang ini secara substansial memengaruhi apa yang dikatakan Putri Diana. Akibatnya, hubungan kedua orangtuanya semakin memburuk dan menyakiti banyak orang dalam prosesnya.

Baca juga: Pangeran William dan Kate Middleton Kini Punya Kanal YouTube Sendiri

Diana dan Pangeran Charles bercerai selang satu tahun setelah interview itu disiarkan. Mantan guru TK ini kemudian tewas dalam kecelakaan di Paris tak lama setelahnya.

Suami Kate Middleton ini menyatakan kecurangan BBC telah berkontribusi signifikan terhadap ketakutannya, paranoia dan isolasi yang dirasakan ibunya.

"Hal yang sangat mengkhawatirkan bahwa karyawan BBC berbohong dan menggunakan dokumen palsu untuk mendapatkan wawancara dengan ibu Saya, membuat klaim seram dan palsu tentang keluarga kerajaan yang mempermainkan ketakutannya. dan memicu paranoia," ujarnya dalam video sepanjang dua menit itu.

Baca juga: 10 Tahun Pernikahan, Kate Middleton dan Pangeran William Tampil Mesra

Menurutnya, hasil investigasi tersebut menunjukkan ketidakmampuan yang menyedihkan saat menyelidiki keluhan dan kekhawatiran tentang program tersebut.

Selain itu, BBC dianggap mengelak dari kesalahan dan menutupi hasil penyelidikan internal soal kecurangan tersebut.

Lebih lanjut, Duke of Cambridge menyoroti soal sikap para pimpinan BBC yang membiarkan hal tersebut terjadi. Sikap tersebut dinilai membentuk narasi palsu yang selama lebih dari seperempat abad telah dikomersialkan oleh jaringan media ini.

Karena itu, ayah tiga anak ini menyatakan program Panorama seharusnya tidak boleh ditayangkan lagi.

Baca juga: Kerinduan Pangeran William terhadap Pangeran Harry

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber People
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.