Kompas.com - 24/05/2021, 12:26 WIB
Ilustrasi lansia. PIXABAY/SABINEVANERPIlustrasi lansia.

KOMPAS.com - Usia tua tak selalu identik dengan penyakit. Jika kesehatan dijaga dengan baik dan tepat, setiap orang juga punya kesempatan menjalani masa lanjut usia (lansia) dengan kondisi yang sehat.

Sayangnya, usia lansia ternyata lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi. Apa penyebab lansia rentan alami malnutrisi?

"Orang tua, khususnya yang berusia lebih dari 60 tahun cenderung lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi dan berbagai masalah gizi lainnya, bahkan bisa sampai mengalami malnutrisi."

Demikian diungkapkan oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik sekaligus dosen Ilmu Gizi di Universitas Indonesia, Dr dr Fiastuti Witjaksono, MSc, SpGK (K) melalui keterangan tertulis untuk menyambut Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2021.

Adapun menurut Mayo Clinic, beberapa penyebab malnutrisi pada lansia antara lain:

  • Perubahan usia

Kemampuan indera dalam merasa, mencium, dan merasakan napsu makan menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan para lansia lebih sulit menikmati makanan yang dikonsumsinya dan menjaga kebiasaan makan rutin.

  • Penyakit

Penyakit yang berkaitan dengan inflamasi dan dapat berkontribusi terhadap penurunan napsu makan dan perubahan dalam hal tubuh memproses nutrisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Kesulitan makan

Kesulitan mengunyah atau menelan, kesehatan gigi yang buruk, hingga kesulitan dalam memegang peralatan makan dapat berkontribusi terhadap malnutrisi pada lansia.

  • Demensia

Masalah memori atau perilaku dari penyakit Alzheimer atau terkait demensia juga bisa menimbulkan kesulitan pada lansia ketika makan, membeli bahan makanan atau melakukan kebiasaan makan tidak rutin lainnya.

  • Pengobatan

Beberapa obat-obatan bisa berdampak pada penurunan napsu makan atau kemampuan tubuh menyerap nutrisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.