Kompas.com - 24/05/2021, 16:02 WIB
Ilustrasi wisatawan di Bali. shutterstock.com/Davide+AngeliniIlustrasi wisatawan di Bali.

KOMPAS.com - Pemerintah berencana meluncurkan program Work From Bali (WFB) untuk menyelamatkan industri pariwisata Pulau Dewata ini.

Aparatur Sipil Negara (ASN) dari tujuh kementriaan termasuk Kementriaan ESDM, Kementrian Perhubungan dan Kementriaan PUPR akan diberangkatkan untuk bekerja secara jarak jauh di Bali.

Ditargetkan sekitar 25 persen ASN dari kementrian di bawah Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi akan tinggal dan bekerja selama beberapa waktu di sana.

Harapannya, keberadaan abdi negara dapat meningkatkan okupansi hotel di Bali yang anjlok selama pandemi.

Baca juga: Pariwisata Bali Sekarat, Pemerintah Luncurkan Program Work From Bali

Bekerja secara jarak jauh dari lokasi wisata sebenarnya bukan hal yang baru. Para digital nomad telah melakukannya selama beberapa waktu belakangan.

Biasanya mereka adalah para pekerja lepas, paruh waktu, atau karyawan perusahaan dunia yang telah mengadaptasi sistem remote sejak lama. Kerapkali mereka berpindah lokasi setelah sekian waktu agar tak merasa jenuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bali bahkan sering jadi destinasi pekerja digital di seluruh dunia. Biaya hidup yang terjangkau, lingkungan yang nyaman dan berbagai kemudahan lainnya menjadi beberapa alasan utamanya.

Namun bukan berarti tidak ada implikasi lain yang keputusan kerja jarak jauh ini.

Baca juga: Masih WFH? Ini Dia Barang-barang yang Harus Sering Dibersihkan

Jika berkesempatan untuk ikut dalam program WFB, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan sebelum hijrah ke Bali.

  • Cari akomodasi yang cocok untuk bekerja

Ingat, tujuan utamanya adalah bekerja bukan berwisata. Karena itu, carilah akomodasi yang cocok untuk kebutuhan tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.