Kompas.com - 24/05/2021, 17:04 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Ketika belajar tidur sendiri banyak anak mengalami kesulitan dan ketakutan untuk terpisah dengan orangtua. Tidur ditemani dengan hewan peliharaannya ternyata bisa membantu.

Sebuah studi yang dilakukan para ilmuwan di Concordia University mengungkap, anak-anak dan remaja bisa memeroleh manfaat dari tidur di samping hewan peliharaan.

Cara tersebut dinilai mampu meredakan ketakutan yang umumnya dirasakan anak pada malam hari.

Baca juga: Berbahayakah Berbagi Tempat Tidur dengan Kucing?

Tim peneliti awalnya mengira anak-anak yang tidur bersama hewan peliharaan --terutama kucing atau anjing-- akan sulit tidur dengan tenang. Sebab, suara atau aktivitas hewan peliharaan akan memperburuk kondisi pernapasan anak.

Akan tetapi, dugaan itu tidak terbukti. Pemilik hewan justru menganggap suara dan kehadiran hewan peliharaan memberikan ketenangan dan rasa rileks.

Guna mengungkap manfaat hewan peliharaan terhadap kualitas tidur anak, para ilmuwan mengirimkan kuesinoer kepada orangtua dari 188 anak berusia 11-17 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anak-anak juga ikut serta dalam eksperimen ketika tim peneliti mengukur gelombang otak, kadar oksigen di dalam darah, detak jantung, pernapasan, dan gerakan mata dan kaki anak selama satu malam.

Baca juga: Kapan Usia yang Tepat Melatih Anak Tidur Sendiri?

Selain itu, anak-anak yang dilibatkan dalam studi ini mengenakan alat pelacak di pergelangan tangan untuk mencatat siklus istirahat dan mencatat pola tidur mereka setiap hari selama dua minggu.

Para peneliti menemukan, tidur anak tidak terganggu oleh hewan karena anak yang melaporkan berbagi tempat tidur bersama hewan peliharaan memiliki profil tidur yang serupa dengan anak yang tidak tidur bersama hewan.

Tidur bersama hewan peliharaan juga dapat bermanfaat bagi anak dan remaja karena keberadaan hewan peliharaan tidak terlalu mengganggu anak yang lebih kecil daripada orang dewasa.

Baca juga: Manfaat Sterilisasi Pada Hewan Peliharaan, Bukan Tindakan Menyakitkan

"Anak-anak memandang hewan peliharaan mereka sebagai teman dekat dan mencari kenyamanan dari hewan saat mencoba tidur," kata para peneliti.

"Ada kemungkinan praktiknya bisa positif atau negatif, tergantung keterikatan anak pada hewan peliharaan, adanya kecemasan atau masalah tidur, konsistensi rutinitas tidur, atau karakteristik hewan peliharaan."




Sumber Daily Paws
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X