Kompas.com - 27/05/2021, 14:00 WIB

Dia ingin mengetahui keadaan kita saat ini, dan ingin mengetahui kita sedang menjalin hubungan baru bersama siapa.

Kemungkinannya adalah, dia ingin tahu apakah kita telah melupakan dia dan bersama orang lain, atau apakah kita masih memikirkannya.

Sekitar 32 persen pria menelepon mantan hanya untuk memeriksa atau mengetahui kesehatan mantannya.

4. Terbiasa berkomunikasi

Ketidakhadiran kita akan menciptakan kehampaan dalam hidupnya. Dia mungkin merindukan kita dan karenanya akan mengirimi kita pesan karena kebiasaan.

Baca juga: 5 Tips Mengasuh Anak bersama Mantan Pasangan

Setelah menjalin hubungan jangka panjang dengan kita, dia mungkin ingin mendengarkan cerita kita, tanpa alasan atau niat yang berarti.

Tetapi, kita perlu tegas mengenai hal ini. Jangan sampai kita terlena, bahkan mau-mau saja untuk kembali bersama hanya karena pesan-pesan yang dikirimkan olehnya.

Sekitar 60 persen pria setuju mengirim pesan kepada mantan karena kebiasaan.

Ini biasanya terjadi pada fase awal perpisahan, dan secara bertahap memudar untuk sebagian besar dari mereka.

Selain itu, sekitar 31 persen pria terus mengirim pesan kepada mantannya meskipun tidak mendapat balasan.

5. Ingin kembali bersama

Kendalikanlah rasa senang yang mungkin melonjak karena mengetahui bahwa dia seakan memberikan kode ingin kembali bersama. 

Kita perlu melihat perjuangan dan keseriusan dari dia, buat dia membuktikan bahwa dia benar-benar menginginkan kita untuk kembali.

Gleeden menemukan, 28 persen pria benar-benar menghubungi karena cinta dan perhatian dan mereka benar-benar ingin memperbaiki hubungan yang gagal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.