Kompas.com - 28/05/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi cincin emas dan platinum ShutterstockIlustrasi cincin emas dan platinum

KOMPAS.com - Jika sebuah barang yang penting di hidup kita hilang dan tidak dapat ditemukan dalam waktu lama, kita cenderung merelakan barang tersebut begitu saja.

Kira-kira itulah yang dirasakan oleh Ransom Jones, warga yang tinggal di Tennessee, Amerika Serikat.

Pria tersebut sudah menyerah untuk menemukan cincin kawinnya yang hilang sejak lima dekade lalu.

Seperti dilaporkan The Daily News Journal, Jones kehilangan cincin kawinnya di halaman belakang rumah orangtuanya di Murfreesboro, Tennessee.

Baca juga: Bingung Memilih Cincin Kawin? Ini Tips-nya

Kala itu, dia sedang membersihkan kekacauan yang dibuatnya di tempat pengerjaan kayu (woodworking shop).

"Saat saya membuang serbuk kayu ke dalam sebuah area di taman kecil, cincin itu ikut terbawa dengan serbuk kayu," ujar Jones mengisahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama bertahun-tahun lamanya, anggota keluarga Jones menjelajahi taman untuk mencari cincin kawin Jones yang hilang.

"Ketika anak-anak datang, mereka ikut mencari cincin saya," tambah dia.

Sembari bercanda, dia mengatakan putranya yang sekarang sudah berusia 51 tahun mengira pencarian cincin kawin itu hanyalah akal-akalan Jones untuk membuat anak-anaknya sibuk.

Namun, Jones juga mengaku bahwa kehilangan cincin kawin adalah pukulan emosional yang telak baginya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.