Kompas.com - 28/05/2021, 19:14 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

Setiap anak memiliki karakteristik dan daya tangkap yang berbeda. Sehingga, ibu perlu bersikap positif dan bersabar jika anak mulai memunculkan respons yang tidak terlalu baik.

"Ibu harus bersikap positif saat memberikan informasi dan menahan diri jika anak membuat tanggapan yang menjengkelkan," ungkapnya.

Mengingat, isu-isu pubertas, termasuk menstruasi ini bisa menjadi menjadi topik yang sangat sensitif bagi anak-anak maupun remaja.

Baca juga: 7 Tanda Anak Remaja Sedang Mencari Jati Diri

5. Banyak bertanya dan berdiskusi

Anna menyarankan agar ibu lebih aktif bertanya dan mendengarkan jawaban anak-anak, dibandingkan banyak menceramahi atau menasihati mereka.

Ibu juga bisa berbagi pengalaman privat sebanyak-banyaknya secara positif mengenai menstruasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apabila ibu belum siap menjawab pertanyaan dari anak, katakan bahwa kita memerlukan waktu berpikir dulu. Setelah itu, cari informasi yang tepat untuk menjawabnya," tuturnya.

Baca juga: Mengapa Anak Perlu Memakai Nama yang Benar untuk Organ Reproduksi

6. Jelaskan secara konkret

Bila ibu tidak memiliki banyak kemampuan untuk menjelaskannya dalam kata-kata atau mungkin anak masih kebingungan.

Ibu dianjurkan untuk menjelaskannya pembicaraan menstruasi ini secara konkret melalui gambar anatomi tubuh sederhana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.