Kompas.com - 30/05/2021, 14:43 WIB
Ilustrasi potongan daging sapi paha depan atau chuck meat. SHUTTERSTOCK/MIRONOV VLADIMIRIlustrasi potongan daging sapi paha depan atau chuck meat.

Lembaga Food Safety and Inspection Service Amerika Serikat menyebutkan, mencuci daging kerap jadi kesalahan umum semua orang di seluruh dunia. Kita dianjurkan untuk menghentikan kebiasaan ini demi alasan kesehatan.

Baca juga: Kontaminasi Silang Sering Terjadi Pada Makanan, Begini Baiknya

Mencuci daging, baik dengan air mengalir atau merendamnya dalam wadah berisi air, memungkinkan terjadinya kontaminasi silang. Maksudnya, bakteri dalam daging mentah dapat menyebar ke makanan, peralatan, dan permukaan lain.

Penelitian USDA membuktikan, kontaminasi silang bisa menyebabkan penyakit bawaan makanan seperti diare dan muntah. Hal ini karena kita luput membersihkan area yang terciprat bakteri.

Proses memasak makanan dengan suhu yang tepat dianggap sudah cukup untuk membunuh kuman pada daging. Pastikan memasak makanan dengan suhu yang sesuai baik ketika menggoreng, memanggang, atau merebus.

Dahulu, orang mencuci daging untuk menghilangkan bakteri, kuman, lemak dan darah yang menempel. Namun kini cara itu dinilai sudah tidak lagi relevan dengan sistem keamanan pangan modern. 

Baca juga: Mengapa Daging Ayam Potong Sebaiknya Disimpan Dingin

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daging dibersihkan selama proses di rumah pemotongan, jadi pencucian lebih lanjut tidak diperlukan.

Sebaliknya, kita dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesaat sebelum dan sesudah memegang daging untuk menghilangkan bakteri yang menempel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.