Kompas.com - 31/05/2021, 13:00 WIB

Dr. Lisa Kellett, dermatologis asal Toronto, Kanada menegaskan anggapan ini salah dan tidak ada dasarnya.

"Jika kita mencabut uban, itu tidak akan berlipat ganda," kata dia.

Hanya saja, kebiasaan ini dapat merusak folikel rambut secara permanen.

Akibatnya dapat memicu kebotakaan karena rambut dapat berhenti tumbuh di bagian kulit kepala tersebut.

  • Stres memicu uban

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan stres dapat memengaruhi produksi melanin di bawah kulit kepala, tetapi tidak ada bukti kuat tentang kaitannya.

Banyak yang beranggapan rutin mewarnai rambut dapat memicu pertumbuhan uban lebih cepat.

Baca juga: Fakta Soal Uban, Apa Sajakah Penyebabnya?

Kellet berpendapat, pewarnaan hanya berpengaruh pada helai rambut sehingga tidak ada kaitannya dengan itu.

Sedangkan uban disebabkan oleh kondisi folikel rambut yang berada di bawah kulit kepala.

  • Treatment laser efektif menghilangkan uban

Treatment hair removal yang kerap dipakai untuk menghilangkan kumis dan bulu tangan tidak bisa dijadian solusi rambut beruban.

Pasalnya, metode tersebut bekerja pada pigmen sehingga tidak berfungsi untuk uban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.