Kompas.com - 31/05/2021, 18:51 WIB
Ilustrasi rambut beruban. SHUTTERSTOCK/YULIYA ALEKSEEVAIlustrasi rambut beruban.

KOMPAS.com - Sering sekali kita mendengar bahwa uban tidak boleh dicabut. Alasan yang umum kita dengar adalah karena uban bisa tumbuh semakin banyak jika dicabuti.

Apakah ini mitos atau fakta? Benarkah uban dicabut tambah banyak?

Ahli pewarnaan rambut sekaligus brand ambassador Redken, Matt Rez menjelaskan bahwa itu ternyata tidak benar.

"Itu benar-benar mitos," katanya, seperti dilansir Mind Body Green.

Satu folikel rambut hanya ditumbuhi satu helai rambut. Jadi, mencabut sehelai uban belum tentu memicu pertumbuhan uban lainnya.

Jika setelah mencabut uban kita melihat ada beberapa helai rambut abu-abu atau putih bermunculan, kemungkinan itu adalah karena penuaan alami atau faktor lainnya, bukan akibat sebelumnya kita mencabut uban.

Lalu, apakah mencabut uban berbahaya?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut ilmuwan kosmetik, Randy Schueller, mencabut uban tidak berbahaya. Namun, melakukan hal ini tidak memberi manfaat.

"Tidak ada bahayanya mencabut uban, tapi itu juga tidak memberikan kita kebaikan," kata Schueller, seperti dilansir Today.

 Baca juga: Masih Muda Sudah Ubanan, Kok Bisa?

Kebanyakan dari kita mungkin mencabut uban karena tidak suka. Mencabut uban memang akan menghilangkan rambut putih yang tidak kita inginkan, tetapi hanya sementara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.