Kompas.com - 01/06/2021, 19:50 WIB
Band Rolling Stones yang terdiri dari (dari kiri) Ronnie Wood, Mick Jagger, Charlie Watts, dan Keith Richards tampil di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, pada 30 Agustus 2019. Rich Fury/Getty Images/AFPBand Rolling Stones yang terdiri dari (dari kiri) Ronnie Wood, Mick Jagger, Charlie Watts, dan Keith Richards tampil di Hard Rock Stadium, Miami, Florida, pada 30 Agustus 2019.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Musik memang dapat membuat suasana hati kita menjadi lebih baik. Tetapi tahukah bahwa musik juga dapat meningkatkan kesehatan otak?

Faktanya, penelitian baru menunjukkan bahwa memiliki kebiasaan yang kreatif seperti memainkan musik dapat memberikan efek positif pada kognisi kita, bahkan jika kita sudah menunjukkan tanda-tanda demensia.

Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society, para peneliti dari University of Pittsburgh meneliti sembilan riset dengan 495 peserta di atas usia 65 tahun yang memiliki gangguan kognitif ringan (MCI) atau demensia.

Studi secara khusus mengevaluasi orang lanjut usia (lansia) dengan MCI, yang mengambil bagian dalam improvisasi musik, memainkan musik yang ada, menyanyi, memainkan instrumen, atau bentuk lain dari pembuatan musik.

Gangguan kognitif ringan didefinisikan sebagai keadaan praklinis antara penuaan kognitif normal dan penyakit alzheimer.

Demensia, istilah umum untuk berbagai gejala kognitif terkait usia, didefinisikan sebagai penyakit yang melemahkan dan secara dramatis dapat mengubah aspek kognitif, emosional, serta sosial kehidupan seseorang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Obati Stres Hingga Terapi Psikologis, Musik Membawa Banyak Manfaat

Penulis utama studi, Jennie L. Dorris, Ph.D mengatakan bahwa bermain musik memiliki efek kecil namun signifikan secara statistik pada fungsi kognitif seperti pemikiran dan memori.

Hal itu disebabkan karena memainkan musik bekerja di banyak area otak kita pada saat yang bersamaan.

"Kita mengoordinasikan gerakan motorik dengan suara yang didengar dan pola visual dari musik tertulis," jelas Dorris.

"Musik disebut sebagai latihan seluruh bagian untuk otak dan menurut kami musik itu unik karena menyertakan banyak sistem sekaligus," sambung dia.

Halaman:


Sumber Prevention
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.