Kompas.com - 02/06/2021, 22:49 WIB
Ilustrasi hubungan intim. FREEPIK/TEKSOMOLIKAIlustrasi hubungan intim.

Sementara bagi pasangan yang merencanakan kehamilan namun berada pada kondisi tertentu, seperti pria punya masalah dengan jumlah sperma yang rendah, motilitas sperma yang buruk, atau masalah kesuburan lainnya, para ahli tidak merekomendasikan penggunaan pelumas.

Hal ini dianjurkan demi memaksimalkan peluang kehamilan.

Di samping itu, penting untuk mengupayakan kehamilan lewat faktor-faktor lainnya, di antaranya:

1. Membaca kemasan dengan cermat

Seperti yang telah diungkapkan oleh Richardson, banyak pelumas mengandung bahan-bahan seperti petroleum, propilen glikol, gliserin, paraben, silikon, and Nonoxynol-9 (terkadang disingkat N-9).

Semua bahan ini dikhawatirkan dapat memengaruhi motilitas sperma atau kemampuan sperma untuk bergerak dengan baik melalui saluran reproduksi wanita.

Untuk itu, penting untuk membaca kemasan pelumas sebelum membeli atau menggunakannya.

Di samping menghindari bahan-bahan tersebut, ia juga merekomendasikan untuk menggunakan pelumas yang ramah sperma. Menurut Richardson, beberapa produsen pelumas menyediakan produk khusus dan biasanya tertulis TTC (Trying to Conceive/mencoba untuk hamil) atau istilah sejenisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 4 Bahan Alami yang Bisa Dijadikan Pelumas Seks

2. Mencari pelumas yang aman untuk kesuburan

Melansir Extend Fertility, pelumas yang dikategorikan aman untuk kesuburan biasanya tidak menghandung bahan berbahaya seperti silikon, petroleum, serta memiliki pH yang cocok dengan air mani dan cairan serviks, yakni sekitar 7 atau pH netral.

Banyak pelumas memiliki pH yang sedikit asam untuk menyesuaikan tingkat pH vagina, yakni berkisar 3,8-4,5.

Namun, pH asam dapat berkontribusi pada toksisitasnya terhadap sperma.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.