Kompas.com - 04/06/2021, 16:44 WIB
Ilustrasi olahraga shutterstockIlustrasi olahraga
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Melatih kebugaran rupanya dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan merek perlengkapan olahraga asal Jepang, ASICS.

Merek tersebut meluncurkan platform bernama Mind Uplifter, yang bisa digunakan pelari untuk melacak kondisi kesehatan mental sebelum dan sesudah berlari.

Lewat kombinasi teknologi pemindaian wajah dan pengumpulan data yang dilaporkan pelari, mereka akan melihat aktivitas lari atau aktivitas fisik lainnya memengaruhi kondisi emosional dan kognitif mereka sebanyak 10 metrik.

Kondisi yang dimaksud meliputi kepercayaan diri, fokus, dan sikap positif.

Menurut keterangan ASICS, data para pelari akan dimasukkan ke dalam studi global untuk membuat World Uplift Map interaktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peta itu dapat melacak apa yang disebut "suasana hati kolektif" dari sebuah kota, negara, bahkan benua.

"Ketika kita semua beradaptasi dengan dunia yang banyak berubah setelah pandemi, kekuatan dari olahraga adalah hal konstan yang bertahan," kata presiden dan COO ASICS Yasuhito Hirota dalam sebuah pernyataan.

"Itu sebabnya satu-satunya ambisi kami adalah memberdayakan sebanyak mungkin orang untuk merasakan manfaat fisik dan mental dari aktivitas bergerak."

"Dengan mengambil bagian dalam sejumlah acara dan kegiatan kami yang berbeda sepanjang tahun, Anda akan berkontribusi pada penelitian untuk membantu kami lebih memahami efek dari berolahraga," tambahnya.

Baca juga: Lawan Penuaan hingga Kanker, Ini 6 Manfaat Olahraga Lari

ASICS MetaspeedASICS ASICS Metaspeed
Selama enam bulan terakhir, ASICS bekerja sama dengan peneliti di King's College London, Dr Brendon Stubbs dan EMOTIV, firma bioinformatika di San Francisco, AS.

Ketiga pihak mengembangkan studi yang berfokus pada metrik emosional dan kognitif di antara 42 atlet profesional dan pemula.

Dari situ, ditemukan peserta yang berlari selama 20 menit meningkatkan ketenangan 15,9 persen, tingkat kepuasan 14,3 persen, kewaspadaan 13,4 persen, dan relaksasi 13,3 persen.

"Temuan penelitian awal kami menguraikan dampak mendalam yang bisa ditimbulkan pada mental kita dari sesuatu yang sederhana, seperti berlari 20 menit," kata Stubbs.

"Dengan olahraga yang memainkan peran berharga dalam menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan kita, semakin penting untuk orang-orang agar melihat dan memahami hubungan positif antara kedua hal tersebut."

Melalui platform Mind Uplifter, ASICS meminta peserta mengunjungi laman Mind Uplifter dan melakukan pemindaian wajah.

Peserta juga diminta menjawab pertanyaan dan menyelesaikan aktivitas olahraga yang dipilih oleh peserta itu sendiri selama 20 menit.

Kemudian, para peserta diundang untuk menyelesaikan pemindaian wajah dan kuesioner lain sebelum mendapatkan hasil dan membagikan hasil temuan studi di media sosial menggunakan tagar #UpliftingMinds.

Baca juga: 5 Manfaat Olahraga yang Jarang Orang Tahu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.