Kompas.com - 05/06/2021, 20:13 WIB
Ilustrasi bernafas shutterstockIlustrasi bernafas
|
Editor Wisnubrata

Hasilnya, 10 pelari tersebut memiliki tingkat pernapasan yang lebih rendah.

Namun tingkat oksigen di dalam darah para pelari sama seperti saat mereka bernapas melalui mulut.

Peneliti menyimpulkan, cara bernapas lewat hidung memungkinkan oksigen masuk ke dalam darah secara lebih efisien.

Baca juga: Pernapasan Dada dan Perut Memberikan Manfaat Berbeda Bagi Tubuh

Mengurangi kebiasaan bernapas melalui mulut

Untuk menghilangkan kebiasaan bernapas lewat mulut, dokter akan melihat penyebab utama kita melakukan kebiasaan tersebut.

Biasanya, metode pernapasan mulut dilakukan karena saluran pernapasan di hidung tersumbat atau tersumbat sebagian, sehingga tubuh terpaksa bernapas lewat mulut, kata Nasseri.

Ada beberapa cara alternatif untuk mengurangi kebiasaan bernapas melalui mulut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Nasal spray

Penggunaan semprotan garam steril setiap hari akan menjaga saluran hidung tetap lembap dan bersih.

  • Menggunakan obat-obatan

Kita dapat menggunakan obat-obatan seperti dekongestan, antihistamin, dan steroid sprays untuk melancarkan saluran pernapasan hidung.

Namun, obat-obatan ini sebaiknya tidak digunakan terlalu sering. Penggunaan obat-obatan tersebut secara berlebihan dapat memperburuk masalah pada hidung.

  • Nasal strip

Nasal strip, yang bentuknya berupa potongan plastik atau kain akan menahan lubang hidung dan membantu membuka saluran pernapasan kita.

  • Operasi hidung

Pada kasus gangguan hidung yang parah, kita harus menjalani pembedahan untuk meluruskan dinding hidung, atau memangkas filter hidung (turbinate) agar kita dapat lebih mudah bernapas.

  • Operasi lainnya

Tenggorokan dan sinus juga berperan besar dalam pernapasan kita.

Karena itu, jika ada masalah seperti amandel yang membesar, kita juga harus menjalani operasi untuk mengangkat sesuatu yang menghalangi saluran pernapasan hidung.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Bernafas Lewat Hidung atau Mulut?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.