Kompas.com - 05/06/2021, 21:48 WIB
|
Editor Wisnubrata

Lalu, biarkan keluarga dan teman yang menilai secara objektif apakah mantan ini "layak" untuk kita perjuangkan atau tidak.

Baca juga: Simak, 2 Pertimbangan Utama Sebelum Balik ke Pelukan Mantan

3. Menjaga batasan masing-masing

Deal breaker atau pemutus kesepakatan adalah batasan yang tidak bisa atau tidak mau kita langgar. Dan deal breaker inilah alasan yang menyebabkan hubungan berakhir, menurut Reece.

Sebagai contoh, jika kita ingin mengajak makan malam namun sang mantan menolak, maka itu adalah batasan yang tidak ingin dilanggar oleh mantan.

Reece menjelaskan setiap orang memiliki deal breaker. Tetapi deal breaker ini jarang disadari seseorang sampai akhirnya ia dihadapkan pada sebuah keputusan.

Sebelum balikan dengan mantan, kita perlu mengetahui hal-hal yang tidak kita inginkan, begitu pula hal yang tidak diinginkan mantan.

4. Menentukan keinginan kita

Tujuan dari suatu hubungan akan senantiasa berubah. Ketika kita mempertimbangkan untuk kembali berkencan dengan mantan, tidak mustahil jika hubungan itu tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Kita perlu menentukan apa yang kita inginkan, dan apa yang mantan inginkan.

"Apakah hubungan konstan dan dapat diprediksi yang Anda inginkan, atau sekadar hubungan seksual?" sebut Morse.

Baca juga: 8 Tanda Mantan Kekasih Belum Move On dan Ingin Balikan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.