Kompas.com - 05/06/2021, 21:48 WIB
ilustrasi pasangan Shutterstockilustrasi pasangan
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Perbedaan sudut pandang dan komunikasi yang kurang lancar sering kali menjadi "biang keladi" yang membuat hubungan kandas.

Anehnya, banyak orang tergoda untuk balikan dengan mantan kekasihnya.

Kembali ke pelukan mantan sebenarnya sah-sah saja, apalagi jika kedua belah pihak masih saling menyayangi.

Namun sebelum kita memutuskan untuk kembali mengencani mantan, cobalah mempertimbangkan beberapa hal.

Misalnya, apa yang membuat si dia menjadi "mantan" atau alasan hubunganmu dengannya berakhir.

Menurut Eddie Reece, psikoterapis di Georgia, Amerika, orang kerap terjebak dengan gagasan terkait jatuh cinta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Emosi menghalangi kita untuk menjadi waras dan rasional," katanya.

Baca juga: Ingin Balikan dengan Mantan yang Selingkuh? Pertimbangkan Ini

Apabila ingin balikan dengan mantan, sebaiknya kita melakukan delapan hal ini, menurut para terapis hubungan.

1. Mengingat apa yang terjadi di masa lalu

Kita biasanya menimbang-nimbang apa yang baik dan buruk dalam sebuah hubungan.

"Orang cenderung melihat kedua sisi dan berharap yang terbaik. Itu pendekatan yang salah," kata Reece.

"Sisi baik hubungan tidaklah penting jika sisi buruk hubungan tersebut benar-benar buruk."

Melihat sisi positif dari hubungan terdahulu tidak akan menghapus fakta bahwa hubungan itu pernah dipenuhi kekerasan fisik atau kebiasaan yang beracun.

Jadi, kita dapat membuat daftar mengenai sisi negatif hubungan yang kita jalani bersama mantan.

Dari situ kita dapat merenungkan apa yang membuat kita menginginkan mantan untuk kembali ke dalam kehidupan kita.

2. Memercayai insting yang kita miliki dan saran dari teman

Besar kemungkinan baik teman maupun keluarga kita mengenal mantan kekasih kita.

Karenanya saat kita mencoba untuk kembali dengan mantan, kita dapat melibatkan teman dan keluarga.

Demikian penuturan Laura Morse, konselor profesional berlisensi di Atlanta, Amerika.

Cobalah mengajak mantan ke sebuah pertemuan keluarga atau memintanya untuk ikut kongkow dengan temanmu.

Lalu, biarkan keluarga dan teman yang menilai secara objektif apakah mantan ini "layak" untuk kita perjuangkan atau tidak.

Baca juga: Simak, 2 Pertimbangan Utama Sebelum Balik ke Pelukan Mantan

3. Menjaga batasan masing-masing

Deal breaker atau pemutus kesepakatan adalah batasan yang tidak bisa atau tidak mau kita langgar. Dan deal breaker inilah alasan yang menyebabkan hubungan berakhir, menurut Reece.

Sebagai contoh, jika kita ingin mengajak makan malam namun sang mantan menolak, maka itu adalah batasan yang tidak ingin dilanggar oleh mantan.

Reece menjelaskan setiap orang memiliki deal breaker. Tetapi deal breaker ini jarang disadari seseorang sampai akhirnya ia dihadapkan pada sebuah keputusan.

Sebelum balikan dengan mantan, kita perlu mengetahui hal-hal yang tidak kita inginkan, begitu pula hal yang tidak diinginkan mantan.

4. Menentukan keinginan kita

Tujuan dari suatu hubungan akan senantiasa berubah. Ketika kita mempertimbangkan untuk kembali berkencan dengan mantan, tidak mustahil jika hubungan itu tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Kita perlu menentukan apa yang kita inginkan, dan apa yang mantan inginkan.

"Apakah hubungan konstan dan dapat diprediksi yang Anda inginkan, atau sekadar hubungan seksual?" sebut Morse.

Baca juga: 8 Tanda Mantan Kekasih Belum Move On dan Ingin Balikan

5. Tidak terpaku pada kenangan indah saja

Kita memiliki dorongan yang kuat untuk mempertahankan ikatan dengan mantan, meski hubungan itu hancur.

Fakta itu terungkap dari sebuah studi di tahun 2017 yang dimuat ke dalam jurnal Social Psychological and Personality Science.

Pastikan agar memori yang kita miliki tidak mengaburkan fakta sebenarnya dari hubungan yang kandas.

"Terkadang sisi negatif dari masa lalu kita terhapus dari ingatan kita, hanya menyisakan nostalgia dan emosi," jelas Morse.

Sebuah hubungan tidak berakhir tanpa sebab, jadi cobalah berfokus pada penyebab berakhirnya hubungan tersebut.

Ia menambahkan, jika kita sedang berusaha kembali berhubungan dengan mantan, kita perlu mengingat masa-masa di mana kita menjelek-jelekkan mantan kekasih.

6. Memahami segala hal bisa berubah

Studi yang dimuat ke dalam jurnal Social Psychological and Personality Science juga menemukan, hubungan sering berakhir karena masalah kepercayaan, seperti mantan yang pernah berselingkuh.

Jika kita ingin memberikan kesempatan kedua kepada mantan, renungkan apakah kita bisa menjalani hubungan bersama mantan di masa sekarang atau tidak.

Juga, biarkan saja sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu.

Namun apabila kita mengakhiri hubungan yang beracun dan sudah memulihkan diri, berhati-hatilah saat berhubungan dengan mantan.

"Jangan biarkan Anda mengalami kemunduran dan merusak pertumbuhan yang sudah Anda capai hanya untuk bersama orang ini lagi," ujar Morse.

Baca juga: Kembali ke Pelukan Mantan Kekasih, karena Cinta atau Takut Sendirian?

7. Tidak balikan dengan mantan karena alasan kesepian

Rasa takut akan kesendirian bukan alasan yang baik bagi kita untuk kembali jatuh ke pelukan mantan.

"Jika Anda tidak menikmati hubungan bersama mantan, mengapa menurut Anda orang lain akan menikmatinya?" kata Reece.

Belajarlah menikmati kesendirian sebelum kita membagi ruang dengan orang lain.

Akibat pandemi Covid-19, banyak orang terpaksa mengurung diri di rumah. Morse mengatakan, saat ini orang sedang haus akan hubungan antar manusia.

Perasaan terkurung dan kesepian dapat memaksa kita untuk menjalin hubungan secara terburu-buru.

8. Butuh keterampilan agar hubungan berjalan lancar

Orang mengalami kegagalan dalam bisnis jika ia tidak memiliki keterampilan yang tepat. Tanpa keterampilan, kita juga akan gagal dalam membina hubungan.

Kunci menuju hubungan yang sukses bisa dipelajari. Jika kita berpikir untuk berhubungan kembali dengan mantan, kerjakan tugas kantor dan tugas rumah, pertahankan di standar yang sama.

"Setiap hari saya melihat pernikahan yang hancur, yang sebenarnya bisa dengan mudah diperbaiki jika mereka berfokus pada keterampilan hubungan," kata Reece.

Baca juga: Kenali 9 Tanda Mantan Kekasih Ingin Balikan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.