Kompas.com - 06/06/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi secangkir kopi. Kopi mengandung kafein yang membuat kita terjaga. FREEPIKIlustrasi secangkir kopi. Kopi mengandung kafein yang membuat kita terjaga.

Meningkatkan stres

Setelah diserap dalam aliran darah, kafein akan melewati otak dan memblokir bahan kimia yang dikenal sebagai adenosin, yang menyebabkan kantuk.

Hal tersebut dapat meningkatkan aktivitas di otak yang merangsang sistem saraf pusat dan mengaktifkan respons stres tubuh.

Hasilnya adalah serangkaian reaksi kimia, termasuk pelepasan adrenalin dan kortisol (hormon stres), yang mempersiapkan tubuh untuk melawan.

Dalam dosis yang besar, kafein bisa membuat kita merasa lebih waspada, jantung juga berdetak lebih cepat, aliran darah meningkat, dan otot-otot tegang.

Seorang neuropsikolog yang berbasis di New York dan penulis Quick Calm, Jen Wolkin, PhD mengungkapkan, kafein bisa terlalu merangsang dan menyebabkan efek samping, seperti kegelisahan.

"Kafein juga dapat menyebabkan peningkatan aliran darah, kontraksi jantung, dan menimbulkan palpitasi yang dapat terasa seperti serangan panik," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, meski dalam jumlah kecil, kafein sebenarnya dapat meningkatkan suasana hati.

Sebaliknya, jika melebihi tingkat tertentu kafein justru akan meningkatkan dan memperpanjang rasa stres.

Memperburuk kecemasan

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X