Kompas.com - 07/06/2021, 11:43 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle baru saja mendapatkan anak kedua mereka, seorang anak perempuan bernama Lilibet Diana. Sebelumnya, pasangan ini telah memiliki seorang putra berumur dua tahun bernama Archie.

Kehadiran seorang adik bagi batita bisa memberikan perubahan yang amat besar bagi kehidupannya. Seringkali, anak merasa cemburu dan tersaingi karena perhatian orangtua yang lebih banya tersorot pada bayi baru.

Dampaknya bisa cukup besar pada kondisi emosional si anak dan dapat merujuk pada persaingan saudara kandung. Karena itulah, penting untuk mempersiapkan si kakak sejak sebelum kelahiran adiknya.

Baca juga: Jika Kakak Cemburu dengan Kehadiran Adik Baru

Sisihkan waktu bersama pasangan untuk memberikan pengertian dan penjelaskan kepada anak soal kehadiran adiknya nanti. Berikut adalah hal yang bisa kita lakukan yaitu:

  • Beritahukan sejak awal

Tidak perlu menunggu perut membesar untuk memberitahu anak soal kehamilan baru yang kita jalani. Sampaikan sejak awal agar anak tidak mengtahuinya dari orang lain.

Biasanya batita belum memiliki pertanyaan detail soal asal muasal bayi. Namun mereka pasti ingin tahu kapan adiknya lahir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jelaskan dengan kalimat sederhana misalnya saja dengan berkata "setelah tahun baru" atau "saat liburan selesai". Pasanya, banyak batita yang masih sulit memahami waktu sehingga penjelasan singkat akan jauh lebih mudah dipahami.

Baca juga: Meghan Markle Melahirkan Anak Kedua, Beri Nama Lilibet Diana

  • Ceritakan ketika anak masih bayi

Ceritakan kepada anak bahwa mereka dulunya juga pernah menjadi bayi. Tunjukkan dokumentasi kelahiran, foto ketika baru tumbuh gigi dan berbagai pengingat lainnya.

Bicarakan soal kelucuannya dan betapa kehadiran anak sangat membahagiakan bagi keluarga. Tujuannya agar perasaan ini menular dan anak bisa menyambut kelahiran adiknya dengan bahagia.

Baca juga: Bayi Tak Respons Saat Dipanggil Namanya, Orangtua Perlu Waspada

  • Minta saran si kakak

Ajak si kakak untuk mempersiapkan kelahiran adiknya misalnya dengan berbelanja perlengkapan bayi bersama. Minta mereka untuk memilihkan sepatu, selimut atau mainan adiknya.

Tidak masalah jika pilihan mereka tidak sesuai dengan selera kita. Hargai pendapatnya untuk membiasakannya memberi perhatian pada saudaranya.

Baca juga: Jennifer Bachdim Ajak Para Ibu Tak Khawatir Tampilan Perut Usai Melahirkan

  • Jangan kaget dengan sikap moody anak

Anak kita tidak akan terus-terusan senang dan bersemangat akan kelahiran adiknya. Ada kalanya mereka akan merasa murung, sedih, marah dan berbagai sikap moody lainnya.

Berikan reaksi yang tepat terhadap perusahaan emosi yang dirasakan oleh anak kita. Dengarkan keluh kesah mereka dan berikan perhatian yang diperlukan.

  • Tidak perlu memaksakan kemampuan anak

Anak sedang menghadapi perubahan yang amat besar dalam hidupnya. Jadi tidak perlu memaksanya mewujudkan capaian tertentu dalam proses tumbuh kembangnya.

Tidak apa-apa apabila anak belum bisa buang air kecil sendiri atau tidur di kamat terpisah. Bukan masalah menunda sebentar pencapaian milestone-nya asalkan di masa-masa transisi ini.

Baca juga: Anak yang Tumbuh Bersama Kakak Perempuan Lebih Sukses

  • Ajak anak ke dokter kandungan

Cara terbaik untuk membiasakan anak dengan kehadiran adiknya adalah dengan mengajaknya ikut ke dokter kandungan saat pemeriksaan kehamilan.

Anak kita mungkin akan terkejut mendengar detak jantung dan melihat bayi melalui USG. Namun hal ini memberian efek nyata dan bisa memberi pemahaman baru untuk mereka.

  • Tetap fokus pada si kakak

Jangan sampai anak merasa tersisihkan karena kehadiran adiknya. Karena itu, manjakan ego anak dengan menekankan pentingnya peran mereka saat kelahiran adiknya.

Bicarakan bahwa kita nanti akan sangat membutuhkan bantuan mereka dan bagaimana anak akan menjadi kakak yang hebat.

Baca juga: Mengapa Kakak Adik Sering Tak Akur Setelah Dewasa



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.