Kompas.com - 08/06/2021, 13:33 WIB
Ilustrasi makan dimsum goreng dengan saus cocolan. PIXABAY/ Igor OvsyannykovIlustrasi makan dimsum goreng dengan saus cocolan.

Alasan orang makan lebih banyak saat mereka makan lebih cepat bisa jadi karena respons tubuh terhadap berapa lama makanan di mulut seseorang.

"Ketika kita makan dengan sangat cepat, jelas makanan menghabiskan lebih sedikit waktu di mulut dan ketika kita menggigit sangat besar, makanan hanya sebentar di mulut kita," terang Cunningham.

"Jadi, dibutuhkan lebih lama bagi sinyal-sinyal ini memberi tahu kita untuk berhenti makan dan kita akhirnya makan lebih banyak ketika kita makan dengan lebih cepat," sambung dia.

Baca juga: Melewatkan Makan Malam Lebih Baik Daripada Tak Sarapan, Ini Alasannya

Karena itu, kita perlu menyadari porsi yang kita ambil. 

Profesor departemen ilmu nutrisi di College of Health and Human Development di Penn State, Barbara Rolls mengatakan, meskipun memperlambat makan mungkin menjadi pilihan untuk mengurangi konsumsi berlebihan, namun itu sulit dilakukan.

Dan, beberapa bukti menunjukkan kalau kecepatan makan adalah perilaku berbasis genetik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain memperlambat makan, Rolls juga menyarankan agar mengurangi makanan padat kalori dan menambahkan lebih banyak sayuran, menggunakan lebih banyak bumbu maupun rempah-rempah untuk mempertahankan makanan tetap lezat.

Baca juga: Studi: Ubah Cara Mengunyah Makanan Bantu Turunkan Berat Badan

Sementara itu, asisten profesor di Fielding School of Public Health di UCLA, Dana Hunnes mengungkapkan bahwa ada beberapa data selama bertahun-tahun yang menunjukkan bertambahnya ukuran porsi dapat membuat orang cenderung makan lebih banyak.

"Tubuh kita memerlukan waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk menyadari bahwa kita sudah kenyang dan mulai menjalani proses pencernaan," tuturnya.

Hunnes, yang juga mengadvokasi tentang diet nabati, mengatakan bahwa dia tidak suka melihat orang kelaparan ketika mereka mencoba untuk memangkas porsi makan untuk diet.

Namun, dia merekomendasikan agar kita tetap makan dengan menambahkan banyak sayuran rendah kalori, buah, dan biji-bijian ke dalam makanan karena dapat membuat perut tak mudah lapar.

Baca juga: Penyebab Cepat Lapar dan Cara Mengatasinya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X