Kompas.com - 08/06/2021, 15:12 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Ia lalu menyontohkan perubahan buku KIA yang sudah memasukkan protein hewani ke dalam menu MPASI yang masih belum disosialisasikan secara massal.

Protein hewani tidak hanya didapat dari daging, bisa yang lebih murah seperti ikan, telur, ayam, termasuk susu,” katanya.

Susu merupakan sumber protein yang baik untuk tinggi badan karena kasein dalam susu berpengaruh terhadap hormon pertumbuhan.

Baca juga: Ketahui, Begini Cara Perbaikan Gizi pada Anak Stunting

“Sumber protein yang terbaik untuk tinggi badan itu sebenarnya adalah susu. Lalu ada telur, itu setara dengan susu. Kemudian ayam dan ikan,” kata Damayanti.

Senada dengan Damayanti, Ahli Nutrisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc mengatakan, susu dibutuhkan untuk melengkapi asupan zat gizi yang belum terpenuhi dari makanan sehari-hari.

“Saat bayi sampai usia 24 bulan diutamakan pemberian ASI seuai anjuran WHO. Setelah 24 bulan, susu bisa dikonsumsi untuk melengkapi asupan zat gizi yang belum terpenuhi dari makanan saja,” kata Saptawati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengapa Kita Butuh Lemak Susu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X