Kompas.com - 08/06/2021, 15:59 WIB
Ilustrasi alpukat PEXELS/Daria ShevtsovaIlustrasi alpukat

KOMPAS.com - Banyak dari kita pasti pernah kecewa karena membeli alpukat yang masih mentah. Alih-alih siap disantap, kita terpaksa harus menunda keinginan mengkonsumsi buah bercitarasa gurih tersebut.

Alpukat memang bukan buah yang matang di pohon melainkan harus menunggu waktu beberapa saat setelah dipetik. Karena alasan ini, biasanya buah ini memang belum matang sempurna ketika dijual.

Kita perlu pandai-pandai memilihnya agar siap disantap sesuai dengan keinginan. Sayangnya, hal ini sulit dilakukan bagi banyak orang.

Memang ada ciri-ciri tertentu yang bisa dijadikan patokan, namun bukan jaminan. Selain itu, kulitnya yang mulus dan mengkilat saja bukan jaminan kualitas daging buahnya.

Baca juga: Begini Cara Mengetahui Alpukat yang Sudah Matang dan Siap Disantap

Oleh sebab itu, kadangkala kita perlu memeram buah ini sesaat di rumah agar kematangannya pas dan lezat saat disantap.

Berikut adalah cara memeram buah alpukat yang bisa dicoba di rumah:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Konsentrasi etilen

Alpukat adalah buah yang menghasilkan senyawa etilen, hormon yang memicu pematangan. Untuk mempercepat pematangannya, kita bisa mendekatkannya dengan buah lain yang sejenis seperti pisang, apel dan kiwi.

Letakkan beberapa buah ini berdekatan dan tunggu beberapa hari sampai kematangannya pas.

Baca juga: Cara Menyimpan Buah agar Segar dan Tahan Lama Tanpa Kulkas

  • Bungkus dengan kertas

Cara kedua yang bisa dicoba adalah dengan membungkus alpukat dengan kantong kertas atau koran. Lebih baik lagi jika bersamaan dengan pisang atau apel yang mengandung etilen.

Alpukat yang sedikit kurang matang hanya butuh semalam agar kematangannya pas. Sedangkan alpukat yang masih mentah membutuhkan masa peram lebih lama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X