Kompas.com - 08/06/2021, 17:29 WIB
Ilustrasi pria terbakar matahari shutterstockIlustrasi pria terbakar matahari
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sunburn atau kulit terbakar bisa terjadi jika kulit kita terlalu lama terpapar sinar matahari secara langsung.

Biasanya, kondisi kulit terbakar akan terlihat setelah kulit terpapar sinar matahari sekitar 20-30 menit.

Kemungkinan kulit untuk mengalami sunburn semakin besar jika kita tidak menggunakan tabir surya.

Sebenarnya sinar matahari baik bagi kesehatan karena mampu merangsang pembentukan vitamin D pada kulit.

Namun paparan sinar UV berlebihan bisa memberikan dampak buruk bagi kulit kita, dengan gejala seperti:

  • Kulit terasa panas dan perih ketika dipegang
  • Kulit melepuh dan bengkak
  • Kulit mengelupas
  • Pusing

Mengatasi sunburn

Ahli dermatologi Melissa Piliang, MD menyebutkan sejumlah cara untuk mengatasi kulit terbakar atau sunburn.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Menurunkan suhu kulit

Begitu kita menyadari kulit kita terbakar, segera menjauh dari tempat yang terkena sinar matahari dan mendinginkan kulit, kata Piliang.

"Mandilah dengan air dingin untuk menurunkan suhu kulit Anda."

Mandi memang membantu mengurangi peradangan pada kulit, namun sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama. Sebab, terlalu lama terpapar air akan membuat kulit itu kering.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X