Kompas.com - 10/06/2021, 08:10 WIB
Ilustrasi membaca label makanan shutterstockIlustrasi membaca label makanan

KOMPAS.com - Media Finnancial Times baru-baru ini menerbitkan laporan yang menyebutkan bahwa sekitar 60 persen produk makanan dan minuman perusahaan Nestle tidak sehat.

Adapun, produk-produk tersebut merupakan produk indulgent (memanjakan) seperti cokelat atau es krim. 

Tidak termasuk di dalamnya produk gizi bayi atau anak, gizi khusus, makanan hewan peliharaan, maupun produk kopi.

Produk-produk yang dianggap tidak sehat menurut Finnancial Times itu adalah produk dengan kandungan gula, garam, dan lemak, yang tinggi.

Baca juga: Ini Penjelasan Nestle Indonesia soal Laporan 60 Persen Produk Tidak Sehat

Nah, berkaca dari masalah produk yang tidak menyehatkan ini, kita sebagai konsumen juga harus lebih teliti dan waspada dalam membeli produk makanan dan minuman.

Dilansir dari laman Healthline, berikut ini terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang termasuk di dalam kategori tidak sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Minuman manis

Gula tambahan adalah salah satu bahan tambahan terburuk dalam pola makan modern.

Beberapa sumber gula lebih buruk daripada yang lain dan minuman manis jelas berbahaya.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah besar, gula dapat mendorong resistensi insulin dan sangat terkait dengan penyakit perlemakan hati non-alkohol.

Mengonsumsi minuman manis dalam jumlah besar juga dapat mendorong penambahan lemak dan obesitas, yang dapat memicu penyakit diabetes.

Baca juga: Teh Manis dan 7 Minuman yang Tak Boleh Dikonsumsi Terlalu Sering

2. Sereal

Sereal merupakan produk olahan biji-bijian gandum utuh.  Sayangnya, sereal umumnya mengandung gula tambahan yang tinggi.

Bahkan, beberapa produk sereal yang dipasarkan untuk anak-anak sangat manis sehingga bisa disamakan dengan permen.

Baca juga: Konsumsi Gula Berlebihan, Berbahaya bagi Anak

Ilustrasi kentang goreng.Shutterstock Ilustrasi kentang goreng.

3. Makanan yang digoreng atau dipanggang

Menggoreng dan memanggang makanan adalah salah satu metode memasak yang tidak sehat. Walau rasanya lezat, tetapi makanan ini juga padat kalori.

Apalagi, beberapa jenis senyawa kimia yang tidak sehat bisa terbentuk ketika makanan dimasak di bawah panas tinggi, termasuk akrilamida, akrolein, amina heterosiklik, oksisterol, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), dan produk akhir glikasi lanjutan (AGEs).

Banyak bahan kimia yang terbentuk selama memasak dengan suhu tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, serta penyakit jantung.

Baca juga: Dari Gorengan hingga Teh Manis, Indonesia Dikepung Penyebab Diabetes

4. Kue kering dan biskuit

Kebanyakan kue kering dan biskuit tidak sehat jika dimakan berlebihan. Versi kemasan umumnya dibuat dengan gula rafinasi, tepung terigu olahan, dan lemak tambahan.

Terkadang, mentega putih atau shortening yang mengandung lemak trans yang tidak sehat ditambahkan dalam produk kue kering dan biskuit.

Camilan ini mungkin enak, tetapi hampir tidak memiliki nutrisi penting, banyak kalori, dan banyak bahan pengawet.

Baca juga: Awas, Kalori Tak Terduga di Balik Kue Lebaran

5. Keripik kentang

Kita mungkin mengenal kentang utuh sebagai makanan yang menyehatkan. Namun, itu tidak berlaku pada keripik kentang.

Makanan ini sangat tinggi kalori dan beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi keripik kentang dapat menambah berat badan.

Keripik kentang juga mengandung sejumlah besar akrilamida, yang merupakan zat karsinogenik yang terbentuk saat kentang digoreng atau dipanggang.

Baca juga: Tips Membuat Keripik Kentang yang Sehat di Rumah

6. Makanan cepat saji bebas gluten

Orang sering mengganti makanan sehat yang mengandung gluten dengan junk food olahan yang kebetulan bebas gluten.

Produk pengganti bebas gluten ini sering kali mengandung banyak gula dan biji-bijian olahan seperti tepung jagung atau tepung tapioka.

Sayangnya, bahan-bahan ini dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat dan rendah nutrisi penting.

Baca juga: Kadar Gula Darah Tinggi Memperburuk Infeksi Covid-19

7. Yogurt rendah lemak

Yogurt bisa sangat sehat. Meski demikian, sebagian besar yogurt yang ditemukan di toko-toko ternyata tidak cukup baik bagi tubuh kita.

Namun, yogurt rendah lemak sarat dengan gula untuk mengimbangi rasa yang diberikan lemak. Sederhananya, sebagian besar yogurt telah diganti dengan bahan yang tidak sehat.

Selain itu, banyak produk yogurt tidak mengandung bakteri probiotik karena sering dipasteurisasi, jadi malah membunuh sebagian besar bakteri yang ada.

Baca juga: Ngemil Yogurt Bantu Redakan Depresi, kok Bisa?

8. Es krim

Meski es krim adalah makanan yang enak dan digemari anak-anak, namun makanan ini sarat dengan gula.

Produk susu dalam es krim juga tinggi kalori. Jika kita memakannya sebagai makanan penutup, kita bisa menumpuknya di atas asupan kalori normal.

9. Makanan yang diproses

Cara paling sederhana untuk makan sehat dan menurunkan berat badan adalah dengan menghindari makanan olahan sebanyak mungkin.

Barang olahan sering dikemas dan diisi dengan garam atau gula berlebih. Bahkan, makanan seperti daging olahan juga tidak sehat dan rendah gizi.

Studi menunjukkan bahwa orang yang makan daging olahan memiliki risiko lebih tinggi terkena banyak penyakit serius, termasuk kanker usus besar, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Baca juga: Mengapa Diet Ketat Tak Selalu Dibutuhkan Orang Gemuk



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X