Kompas.com - 10/06/2021, 18:15 WIB
Ilustrasi lansia tetap aktif. Mobilitas atau pergerakan orang lanjut usia (lansia) dapat memengaruhi angka harapan hidup dan kualitas hidupnya. SHUTTERSTOCK/Syda ProductionsIlustrasi lansia tetap aktif. Mobilitas atau pergerakan orang lanjut usia (lansia) dapat memengaruhi angka harapan hidup dan kualitas hidupnya.

3. Kurkumin

Kurkumin adalah senyawa yang memberi warna cerah pada makanan seperti kunyit.

Di samping itu, kurkumin juga bisa menjadi tambahan yang sempurna untuk membuat kita memiliki umur yang lebih panjang.

"Senyawa ini telah terbukti mengaktifkan protein tertentu, seperti sirtuin, yang meningkatkan umur panjang. Kurkumin juga mengurangi kerusakan sel dan penyakit yang terkait usia," jelas Gabriel.

Baca juga: 7 Manfaat Kunyit untuk Mengatasi Masalah Perut

4. Probiotik

Hidup lebih lama dimulai dengan usus yang lebih sehat dan suplemen probiotik mungkin bisa membantu kita mencapai keduanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meningkatkan asupan probiotik juga dapat mengurangi peradangan dan nyeri sendi," kata ahli diet terdaftar di Balance One Supplements, Trista Best, RD.

Menurut dia, bakteri sehat dalam suplemen probiotik bekerja untuk melawan bakteri jahat, meningkatkan kekebalan tubuh, serta respons peradangan secara keseluruhan.

Diketahui juga bahwa probiotik mampu melawan peradangan kronis tingkat rendah terkait dengan penyakit kronis yang memperpendek rentang hidup dan kualitas hidup.

Baca juga: Benarkah Probiotik Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

5. Asam lemak omega-3

Ahli nutrisi, Lindsay Wengler, MS, RD, CNSC mengatakan bahwa ikan atau kerang mengandung asam lemak omega-3 EPA dan DHA rantai panjang yang terbukti dapat mengurangi peradangan, serta meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

Meski begitu, kita tidak harus menjadikan makanan laut sebagai satu-satunya sumber asam lemak omega-3 untuk mengisi pola makan yang dapat melawan peradangan dan meningkatkan umur panjang.

Wengler merekomendasikan agar kita dapat mengonsumsi omega-3 ke dalam rutinitas sehari-hari. Tapi, sebelum menambahkan suplemen, ada baiknya jika kita memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu.

Baca juga: Kombinasi Omega-3 dalam Suplemen Bisa Kurangi Manfaat bagi Jantung

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X