Kompas.com - 11/06/2021, 14:33 WIB
Ilustrasi boikot Shutterstock.comIlustrasi boikot

Terlebih lagi jika mengetahui bahwa banyak karya terbaik di masa lalu dibuat oleh pribadi-pribadi yang bermasalah dalam banyak hal.

Di sisi lain, Delmas juga mengajak kita mempertimbangkan dampak lainnya dari upaya pemboikotan yang dilakukan 

“Misalnya, memboikot film-film yang diproduksi oleh Miramax untuk menghukum Harvey Weinstein akan mempengaruhi kepentingan ekonomi banyak korbannya yang juga terlibat, dan memberikan penghasilan lewat film-film itu, katanya seperti dikutip dari news.northeastern.

Selain itu, karya tersebut mungkin memiliki nilai yang besar, terlepas dari masa lalu penciptanya yang tercela. Untuk alasan ini, ia menganggap karya tersebut memiliki nilai dan manfaat yang lebih tinggi.

Jika sudah menimbang berbagai faktor tersebut, Delmas mempersilahkan setiap orang untuk mengambil sikap yang sesuai dengan kondisi dan nuraninya.

Baca juga: Banyak Remaja Perempuan Tidak Sadar Jadi Korban Kekerasan Seksual

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X