Kompas.com - 12/06/2021, 12:49 WIB
Artis Luna Maya saat mengobrol bersama fotografer Rio Motret YouTube RioMotretArtis Luna Maya saat mengobrol bersama fotografer Rio Motret

Ujaran seperti itu bisa muncul dari siapa saja termasuk keluarga, teman, dan rekan kerja.

Banyak yang melontarkannya baik di momen serius, santai, maupun ketika baru pertama kali bertemu. Mereka sering tidak menyadari bahwa hal itu bisa mengusik urusan pribadi orang lain dan membuat suasana tidak nyaman.

Baca juga: Bingung Ditanya Kapan Nikah? Saat Lebaran, Ini Solusinya

Tak ada perlunya bertanya soal status pernikahan seseorang

Pertanyaan soal status pernikahan seseorang, termasuk nasihat untuk menyegerakannya, sebaiknya tak perlu diajukan. Sebenarnya, saran atau pertanyaan soal perkawinan mungkin tidak dilontarkan karena niat jahat atau iri hati.

Hanya saja, ini memang agak berlebihan dan keluar dari jalur yang seharusnya. Banyak yang ditujukan sebagai basa-basi, candaan atau sekedar obrolan santai membuka percakapan.

Hanya saja, pertanyaan ini bisa membuat situasi menjadi canggung dan dampaknya bisa saja buruk dan tidak bermanfaat. Mungkin saja orang lain akan merasa tersinggung atau bersedih hati karenanya.

Baca juga: Jangan Dipaksa, Ini 10 Tanda Kita Belum Siap Menikah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita tidak pernah tahu kondisi yang sedang dialaminya yang mungkin berkaitan dengan status pernikahannya. Saran yang tidak diminta juga memberikan kesan kita sok tahu akan kehidupan pribadi orang lain.

Jadi, lain kali ketika kita tergoda untuk bertanya, “Apakah Anda sudah menikah?” tanyakan pada diri sendiri mengapa kita ingin tahu.

Jika kesulitan menghilangkan kebiasaan ini maka ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan yakni:

  • Mengapa kita harus peduli?

Setiap kali tercetus keinginan untuk mengusik soal status pernikahan orang lain, ingatkan diri sendiri dengan pertanyaan "Mengapa kita harus peduli?". Status lajang seseorang sebenarnya tidak berpengaruh bagi kita sehingga harus dipahami bahwa tidak ada kebutuhan tertentu untuk menanyakannya.

Baca juga: Cegah Penyesalan, Pertimbangkan Dulu Ini Sebelum Menikah Muda

  • Apa yang sebenarnya ingin kita ketahui?

Kadangkala, bertanya soal status pernikahan ditujukan sebagai basa-basi sebelum menuju pembicaraan utama. Lewatkan bagian itu dan langsung ke pokok pembahasan.

Tanyakan apa yang sebenarnya ingin diketahui tanpa harus menyinggu urusan pribadi orang lain. Jika ingin tahu soal kondisi finansial atau pekerjaannya berkaitan dengan kebutuhan perbankan, misalnya, langsung saja tanyakan soal kemampuannya.

  • Memangnya kenapa jika orang lain belum atau tidak menikah?

Label sebagai istri atau suami kadangkala memang bisa mempengaruhi aspek kehidupan seseorang. Contohnya ketika mencari pekerjaan, perpajakan atau mengajukan kredit perbankan.

Namun, ingatkan sekali lagi pada diri sendiri bahwa pernikahan orang lain tidak memiliki implikasi apapun pada hidup kita.

Baca juga: Ingin Nikah? Sepakati Dulu 12 Hal Penting Ini dengan Pacar

 

 

 

Halaman:


Sumber QZ
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.