Kompas.com - 13/06/2021, 22:18 WIB
|
Editor Wisnubrata

Untuk mengetahuinya, kita bisa memeriksa kerapatan kain dengan memegangnya ke arah cahaya. Jika kita dapat melihat cahaya tembus melalui baju kita, maka kita perlu memakai sunscreen untuk melindungi kulit kita dari sinar matahari.

Kain yang tipis, jarang-jarang, atau tenunannya longgar akan meloloskan sinar UV menyelinap masuk dan membuat kulit kita terpapar sinarnya.

Untuk itu, kita bisa memilih baju yang tenunannya rapat, seperti serat sintetis tenun, wol, denim, kain tenun padat, dan kanvas.

3. Bahan kain

Tidak harus menggunakan baju berbahan denim terus-menerus, kita masih bisa menggantikannya dengan mengenakan poliester mengkilap dan sutra satin, karena ini bisa memantulkan lebih banyak cahaya daripada kain matte.

Bahan lainnya seperti nilon, rayon, lycra, dan akrilik juga mampu melakukan hal yang sama.

“Namun perlu diingat, sutra yang tipis tidak akan melindungi seperti katun denim putih yang tebal,” kata Dr. Sodha.

Ketika para peneliti menguji pakaian yang mengandung Lycra/elastane, kain yang sering ditemukan di legging dan pakaian olahraga, mereka mendapati bahwa Lycra/elastane memiliki UPF 50 atau bahkan lebih tinggi.

Menurut penelitian yang diterbitkan Photodermatology, Photoimmunology & Photomedicine, faktor perlindungan matahari yang tinggi itu diikuti oleh nilon dan poliester.

Ada manfaat lain mengenakan kain ini yaitu, bahan ini dapat membuat kita tetap kering meski kita berkeringat saat panas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.