Kompas.com - 14/06/2021, 10:16 WIB
Ilustrasi bangun tidur SHUTTERSTOCKIlustrasi bangun tidur
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebuah studi menemukan bahwa hanya dengan bangun satu jam lebih awal di pagi hari, kita dapat mengurangi risiko depresi hingga 40 persen.

Studi yang diterbitkan dalam JAMA Psychiatry oleh para peneliti di University of Colorado Boulder, Broad Institute of MIT, dan Harvard itu memperlihatkan bagaimana kronotipe kita dapat berdampak pada risiko depresi.

Kronotipe adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan waktu tidur dan aktivitas rutin manusia dan hewan. Ada empat kategori kronotipe, yaitu beruang, serigala, singa, dan lumba-lumba.

1. Kronotipe beruang

Sebagian besar dari kita tergolong dalam kronotipe beruang. Beruang tidur malam hari dan bangun pagi hari sesuai dengan matahari. Orang dengan kronotipe beruang mudah bangun maupun tidur.

Orang dengan kronotipe beruang umumnya paling aktif tepat sebelum siang hari. Namun, produktivitas tersebut menurun antara jam 2 siang hingga jam 4 sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Kronotipe serigala

Orang dengan kronotipe serigala sulit bangun pagi. Mereka bahkan lebih semangat dan berenergi jika bangun lebih siang.

Orang dengan kronotipe serigala paling produktif di siang hari, dan bertahan hingga kurang lebih empat jam, lalu menurun. 

Namun seperti serigala, mereka akan kembali bersemangat dan produktif setelah matahari tenggelam sekitar jam 6 sore.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber DMarge
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X