Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sering Sesak Nafas, Ketahui Penyebab dan Pemicu Asma

Kompas.com - 14/06/2021, 16:58 WIB
Intan Pitaloka,
Wisnubrata

Tim Redaksi

2. Genetika

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), jika seseorang dalam keluarga dekat kita menderita asma, kita lebih mungkin untuk memilikinya juga.

Selain itu, asma alergi mungkin merupakan hasil dari "atopi", yang merupakan kecenderungan genetik untuk mengembangkan penyakit alergi. Namun, tidak semua asma adalah asma alergi.

Baca juga: Kenali, Kandungan Makanan dan Minuman Pemicu Asma

3. Paparan lingkungan

Menurut CDC, paparan faktor lingkungan, termasuk jamur atau kelembapan, tungau debu, dan asap tembakau, terkait dengan perkembangan asma. Bahkan, polusi udara juga dapat menyebabkan asma.

Selain itu, seseorang yang tidak pernah menderita asma juga dapat mengembangkan asma  jika berulang kali terpapar jamur, debu kayu, atau bahan kimia tingkat rendah.

Demikian pula, paparan yang lebih tinggi dari alergen dan iritasi sekaligus dapat menyebabkan asma.

4. Infeksi saluran pernapasan

Infeksi virus paru-paru, terutama pada masa kanak-kanak ketika paru-paru masih berkembang, juga dapat memicu asma.

Baca juga: Perlu Tahu, 11 Makanan yang Bisa Bantu Para Penderita Asma

Pemicu asma

Alergen yang paling mungkin untuk memicu asma meliputi:

  • serbuk sari
  • rumput liar
  • tungau debu
  • kecoak
  • jamur
  • pohon atau kayu
  • rumput

Jika kita memiliki asma alergi, alergi karena musim pun juga dapat menjadi pemicu khusus untuk gejalanya.

Dr. Chupp mengatakan bahwa alergen bukan satu-satunya hal yang dapat memicu serangan asma, pemicu lainnya juga bisa menjadi penyebabnya:

  • penyakit pernapasan
  • olahraga
  • merokok
  • asap rokok
  • polusi udara, asap, atau iritan lainnya di udara
  • suhu yang sangat tinggi atau rendah
  • stres
  • obat-obatan atau bahan tambahan makanan tertentu
  • hormon

Baca juga: 7 Cara Sederhana Mencegah Asma Kambuh

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com