Kompas.com - 15/06/2021, 08:59 WIB

Seperti konsep drive thru yang kita kenal, pelanggan -dalam hal ini tamu undangan, tak perlu turun dari mobilnya. Mereka cukup memberi selamat pada mempelai lewat mobilnya.

Jarak antara mobil dan pelaminan pun mencapai sekitar 3 meter.

Undangan yang dibagikan juga menyertakan barcode. Barcode tersebut digunakan sejak verifikasi awal hingga tamu undangan check out dan tamu mendapatkan bingkisan.

Karena tidak disediakan makanan di tempat, makanan untuk tamu juga diberikan di akhir lewat bingkisan tersebut bersama dengan suvenir pernikahan.

Setiap satu undangan mendapatkan dua bingkisan untuk berjaga-jaga jika tamu datang tidak sendiri.

"Di pintu keluar untuk check out bisa menunjukkan barcode untuk menyatakan sudah check out dari pesta dan tidak bisa masuk lagi karena datanya untuk in-out sudah terekam," ucap Vian.

Lalu, bagaimana dengan tamu yang tidak membawa mobil atau bahkan jalan kaki?

Menurut Vian, tamu yang jalan kaki juga tetap mengantre namun dipisahkan barisannya.

"Yang jalan kaki juga ada kemarin, (antre) dengan line undangan yang sama. Bisa kita dahulukan kan enggak mungkin kalau ikut barisan mobil kasihan," tuturnya.

Untuk menghindari antrean kendaraan yang panjang, undangan juga dibagi menjadi tiga sesi dengan perbedaan satu jam antar sesi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.